Zikir HUT RI, Nurul Adha Serukan Kekuatan Doa untuk Lombok Barat
- 16 Agt 2026 21:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memilih memperkuat momentum kemerdekaan melalui pendekatan spiritual.
Zikir dan doa bersama digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat 14 Agustus 2026, dengan diikuti Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lombok Barat.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Kita Kuat Menuju Lombok Barat yang Maju, Mandiri dan Berkeadilan.” Selain menjadi ungkapan syukur atas kemerdekaan, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, keberkahan dan kemajuan daerah.
Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha mengatakan, zikir dan doa dipilih sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI karena pemerintah daerah ingin menjadikan kekuatan spiritual sebagai bagian dari ikhtiar membangun daerah.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak semata-mata diarahkan pada kegiatan seremonial dan perlombaan. Pemkab Lombok Barat bersama jajaran pimpinan daerah sepakat menghadirkan kegiatan yang dinilai dapat memperkuat sisi spiritual sekaligus kebersamaan aparatur.
“Dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tidak banyak mengadakan kegiatan lomba-lomba. Kami bersama Pj. Sekda, asisten dan kepala OPD menyepakati untuk mengadakan zikir dan doa,” ujar Nurul Adha.
Ia menegaskan, doa bukan sekadar pelengkap dalam rangkaian peringatan kemerdekaan. Bagi pemerintah daerah, doa menjadi ikhtiar untuk memohon kekuatan dalam menjalankan amanah sekaligus mewujudkan arah pembangunan Lombok Barat.
“Saya sangat yakin bahwa doa adalah kekuatan untuk kita semua mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan,” katanya menegaskan.
Nurul Adha yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA) juga memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lombok Barat tetap dilaksanakan melalui upacara sebagaimana mestinya.
Upacara tersebut dijadwalkan melibatkan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta berbagai elemen masyarakat.
Tak berhenti pada upacara, Pemkab Lombok Barat juga menyiapkan Dialog Kebangsaan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, sekaligus membangun kesadaran bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Nurul Adha mengingatkan bahwa Lombok Barat bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat yang memiliki kepentingan dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan daerah.
“Lombok Barat ini adalah milik kita bersama. Doakan saya sebagai pemimpin yang banyak mendengar,” ucapnya.
Ia kemudian mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, pemerintahan yang bersih harus dibangun dengan keterbukaan, kemauan mendengar serta komitmen memberikan pelayanan terbaik.
Nurul Adha berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi diterjemahkan menjadi energi bersama untuk memperbaiki pelayanan publik dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga dengan kebersamaan dan doa, kita mampu menjalankan pemerintahan yang bersih dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Lombok Barat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....