Dispar Mataram Antisipasi Risiko Gelombang Tinggi
- 15 Agt 2026 16:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram meningkatkan pengawasan di sejumlah destinasi wisata pesisir menyusul gelombang tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan wisatawan.
Kepala Dispar Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan, imbauan keselamatan telah diteruskan kepada pengelola destinasi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Satgas Pariwisata.
“Beberapa hari ke belakang gelombang memang cukup tinggi di pesisir Kota Mataram. Kami mengimbau pengunjung untuk tetap waspada,” katanya, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pengawasan terutama difokuskan pada destinasi yang memungkinkan wisatawan beraktivitas langsung di bibir pantai, seperti Pantai Loang Baloq, Pantai Gading, Pantai Mapak Indah, dan Pantai Sunset Land. Sementara itu, risiko di kawasan Pantai Ampenan dinilai lebih terkendali.
"Pantai di wilayah selatan biasanya banyak yang mandi seperti pantai tanjung karang hingga mapak, kalau di Ampenan biasanya pengunjung lebih banyak berada di taman saya lihat sekarang," ujar Cahya.
Untuk memperkuat penyampaian peringatan, pengelola di titik rawan seperti Pantai Loang Baloq diminta memanfaatkan pengeras suara untuk memberikan imbauan secara berkala. Dispar juga menilai belum perlu membangun posko siaga khusus bersama BPBD karena kondisi gelombang tinggi saat ini masih dapat diantisipasi melalui pengawasan dan penyampaian informasi keselamatan.
"Biasanya koordinasi kami dengan BPBD Kota Mataram jika dirasa perlu ada posko atau tidak untuk saat ini masih tergolong aman," katanya.
Cahya menyebut fenomena gelombang tinggi tersebut bukan semata-mata akibat curah hujan musim barat, tetapi dipengaruhi fenomena super new moon sebagaimana informasi BMKG.
“Kami berharap pengelola destinasi dan pengunjung sama-sama menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di kawasan wisata,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....