Penerima Bantuan Pangan Mataram Turun 6 Persen
- 12 Agt 2026 17:56 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Jumlah penerima bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kota Mataram kembali mengalami penyesuaian pada periode Juli–September 2026. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dari Perum Bulog, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan turun menjadi 44.202 Penerima Bantuan Pangan (PBP), berkurang 2.781 KPM atau sekitar 6 persen dibandingkan alokasi Februari–Maret yang mencapai 46.983 PBP.
Kepala DKP Kota Mataram, Sudirman, mengatakan penurunan tersebut terjadi karena adanya pemutakhiran dan penyesuaian data penerima. Meski jumlah penerima berkurang, bantuan yang diberikan pada periode kali ini mencakup kebutuhan pangan selama tiga bulan sekaligus.
“Untuk alokasi ini turun. Kalau kemarin kita hanya alokasi dua bulan, hari ini sekaligus tiga bulan dengan mendapatkan 30 kilogram,” kata Sudirman, Rabu 12 Agustus 2026.
Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, bantuan CPP periode Juli–September 2026 hanya berupa beras tanpa tambahan minyak goreng. Setiap PBP menerima total 30 kilogram beras yang disalurkan sekaligus untuk kebutuhan selama tiga bulan, sehingga bantuan tetap diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat penerima.
Sebanyak 44.202 PBP tersebut tersebar di 50 kelurahan pada enam kecamatan. Rinciannya, Ampenan 9.018 PBP, Cakranegara 7.177 PBP, Mataram 7.012 PBP, Sandubaya 9.078 PBP, Selaparang 6.174 PBP, dan Sekarbela 5.743 PBP.
"Sejumlah titik distribusi kami sudah siapkan termasuk kantor kelurahan, agar penerima dapat mengambil bantuan lebih dekat dengan tempat tinggalnya," katanya.
Sudirman menegaskan Pemkot Mataram bersama pihak terkait memastikan proses distribusi berjalan tertib sesuai data dan jadwal yang ditetapkan.Dengan penyaluran serentak untuk tiga bulan, pemerintah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima.
“Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima, terutama di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....