Antrean Kendaraan Masih Terjadi di Sejumlah SPBU
- 06 Agt 2026 10:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir. Kendaraan roda dua maupun roda empat, menunggu giliran mengisi bahan bakar, terutama pada jam-jam sibuk di pagi, sore, hingga malam hari.
Kondisi tersebut menyebabkan waktu tunggu pengisian bahan bakar menjadi lebih lama dibandingkan hari-hari biasa. Meski demikian, proses pelayanan di SPBU tetap berlangsung dengan pengaturan oleh petugas di lapangan.
Masyarakat diimbau tetap tertib saat mengantre, mematuhi arahan petugas SPBU, serta menjaga ketertiban agar proses pengisian bahan bakar dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai dapat membantu menjaga kelancaran distribusi dan mempercepat pelayanan di SPBU.
Dengan kerja sama antara masyarakat dan pengelola SPBU, diharapkan antrean dapat berangsur berkurang sehingga pelayanan pengisian bahan bakar kembali berjalan normal.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran BBM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berjalan. Perusahaan juga terus melakukan berbagai langkah optimalisasi distribusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan di wilayah NTB, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan lebih awal Integrated Terminal (IT) Ampenan serta mengoptimalkan pemanfaatan armada mobil tangki yang berada di wilayah NTB agar penyaluran BBM kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.
Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, pasokan BBM ke Pulau Lombok terus diperkuat. Saat ini, kapal pertama telah tiba di Integrated Terminal (IT) Ampenan dengan membawa 2.100 KL Pertalite dan 500 KL Pertamax. Sementara itu, kapal berikutnya dijadwalkan tiba pada malam hari dengan muatan 2.000 KL Pertalite dan 3.000 KL Biosolar. Pasokan tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh lembaga penyalur sesuai kebutuhan agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM pada sejumlah lembaga penyalur di wilayah Lombok masih dalam kondisi aman dan siap melayani masyarakat. Ketersediaan stok antara lain berada di SPBU 54.836.09 Lenek sebanyak 8 KL, SPBU 54.836.11 Masbagik 16 KL, SPBU 54.836.04 Sekarteja 8 KL, dan SPBU 54.836.15 Rempung 8 KL. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM di wilayah Lombok tetap tersedia dan distribusi terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa Pertamina terus mengoptimalkan seluruh infrastruktur dan sarana distribusi untuk menjaga keandalan pasokan energi di wilayah NTB.
"Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar Ahad, dalam keterangan tertulisnya
Selain melakukan optimalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan pemangku kepentingan setempat guna menjaga ketertiban antrean di SPBU, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....