Willgo Zainar Kembali Pimpin HKTI NTB, Fokus Perkuat Petani

  • 02 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – H. Willgo Zainar kembali dipercaya memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX HKTI NTB yang digelar di Mataram, Minggu 2 Agustua 2026, sekaligus menandai periode keduanya sebagai Ketua DPD HKTI NTB.

Usai terpilih, Willgo mengatakan fokus awal kepengurusan baru adalah menyusun struktur organisasi secara lengkap sebelum diajukan untuk mendapatkan surat keputusan (SK). Selanjutnya, kepengurusan tersebut direncanakan akan dilantik oleh Ketua Dewan Pembina HKTI, Presiden Prabowo Subianto, di Sentul, Bogor, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan agenda.

"Kita akan membuat struktur organisasi yang lengkap, kemudian di-SK-kan dan rencananya dilantik oleh Ketua Dewan Pembina HKTI, Bapak Prabowo Subianto, bersama-sama di Sentul, Bogor," ujar Willgo.

Ia menegaskan, HKTI NTB akan berperan aktif mendukung program pembangunan daerah melalui visi NTB Makmur Mendunia, khususnya di sektor pertanian dan kelautan. Selain itu, organisasi juga akan menyelaraskan program kerja dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Menurut Willgo, kekuatan HKTI terletak pada kolaborasi berbagai unsur, mulai dari akademisi, guru besar, praktisi pertanian, hingga kalangan legislatif. Sinergi tersebut dinilai penting untuk melahirkan program yang mampu menjawab kebutuhan petani di daerah.

"Kami akan merumuskan program-program yang sesuai dengan kebutuhan di daerah masing-masing. Sinergi antara eksekutif, legislatif, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat harus berjalan dengan baik agar program pertanian bisa terlaksana secara maksimal," katanya.

Untuk memperkuat implementasi program, HKTI NTB juga akan membangun komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dinas yang membidangi sektor pertanian dan ketahanan pangan.

"Kami akan berinteraksi dengan kepala dinas terkait agar HKTI dapat terlibat secara langsung dalam merealisasikan berbagai program pembangunan pertanian di NTB," ujarnya.

Di bidang organisasi, Willgo menargetkan perluasan kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan, desa, bahkan kelompok tani. Saat ini, struktur organisasi HKTI baru terbentuk di tingkat kabupaten dan kota.

Ia menjelaskan, pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan akan dimulai pada tahun depan, kemudian dilanjutkan hingga tingkat desa melalui pembentukan pengurus setingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan kelompok tani.

"Tahun depan target kami di NTB kepengurusan sampai tingkat kecamatan sudah selesai, kemudian bergulir ke desa hingga kelompok tani. Secara nasional target penyelesaiannya pada 2028, tetapi untuk NTB kami ingin lebih cepat," tegasnya.

Melalui penguatan organisasi hingga ke akar rumput, HKTI NTB berharap dapat memperkuat peran petani dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....