KLU Perkuat Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak hingga Tingkat Desa

  • 31 Jul 2026 18:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak dengan membangun koordinasi yang lebih solid hingga tingkat desa. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kapasitas kelembagaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat agar pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.

Program yang digagas melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Lombok Utara itu menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan perlindungan di tingkat akar rumput. Pemerintah menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos PPPA KLU, Sekardim Husein, mengatakan penguatan kapasitas tersebut melibatkan Forum Anak, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Satgas PPA, Forum PUSPA, hingga Komunitas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPTPPO).

Menurutnya, seluruh elemen tersebut memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi kekerasan sekaligus memberikan pendampingan awal kepada korban.

"Harapannya, masyarakat semakin memahami mekanisme pelaporan, berani melapor apabila menemukan kasus, korban memperoleh perlindungan secara cepat, dan angka kekerasan terhadap perempuan maupun anak dapat ditekan," kata Sekardim, Kamis 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Karena itu, keterlibatan pemerintah desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi perangkat daerah, dunia usaha hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting agar upaya perlindungan tidak hanya berfokus pada penanganan korban, tetapi juga mampu mencegah munculnya kasus baru melalui edukasi yang berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....