BBPOM Mataram Perkuat Literasi Keamanan Pangan bagi UMKM Kuliner di NTB
- 31 Jul 2026 11:33 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram terus memperluas upaya edukasi keamanan pangan sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas produk kuliner lokal. Melalui kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Nusa Tenggara Barat, BBPOM memberikan pembekalan kepada anggota DWP dan pelaku UMKM agar mampu menerapkan standar keamanan pangan dalam setiap tahapan produksi makanan.
Kegiatan sosialisasi bertajuk Peningkatan Kualitas SDM dan Kesejahteraan Anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTB tersebut berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis 30 Juli 2026. Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., hadir sebagai narasumber dengan materi mengenai keamanan makanan bagi UMKM kuliner.
Acara dihadiri Ketua DWP Provinsi NTB Windi Marlini Abul Chair, Kepala Loka Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Lalu Isna Syamsuri, S.STP., jajaran pengurus dan anggota DWP Provinsi NTB, serta para pelaku usaha mikro di sektor kuliner.
Dalam pemaparannya, Yogi menjelaskan bahwa keamanan pangan tidak hanya menjadi kewajiban regulator maupun pelaku usaha, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kualitas pangan ditentukan sejak proses pemilihan bahan baku, penerapan higiene dan sanitasi, pengolahan, penyimpanan hingga makanan disajikan kepada konsumen.
Ia menegaskan bahwa penerapan prinsip keamanan pangan bukan hanya bertujuan memenuhi regulasi, melainkan menjadi investasi penting bagi keberlanjutan usaha. Produk yang aman dan berkualitas akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi UMKM.
"Keamanan makanan bukan sekadar memenuhi ketentuan, tetapi merupakan komitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat. Saya berharap anggota Dharma Wanita Persatuan dapat menjadi pelopor keamanan pangan di lingkungan keluarga dan masyarakat, sekaligus mendorong pelaku UMKM menghasilkan produk kuliner yang aman, bermutu, dan berkualitas," ujar Yogi.
Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi arahan Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., yang mendorong penguatan budaya keamanan pangan melalui edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui peningkatan literasi keamanan pangan, BBPOM berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memahami pentingnya menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu. Langkah tersebut diyakini akan mendukung peningkatan daya saing produk pangan lokal sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat sebagai konsumen.
Sinergi antara BBPOM di Mataram dan DWP Provinsi NTB juga diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan, sehingga budaya keamanan pangan dapat tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan keluarga maupun dunia usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....