PLN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi Mataloko untuk Wisata dan Pertanian
- 30 Jul 2026 17:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menilai potensi panas bumi di kawasan Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tidak hanya bermanfaat sebagai sumber pembangkit listrik, tetapi juga dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata, pertanian, hingga industri.
Hal tersebut disampaikan General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, saat meninjau kawasan pengembangan PLTP Mataloko bersama Vice President Panas Bumi PLN, Maternikus Tigor Marolop Situmorang, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut Manurung, keberadaan berbagai titik manifestasi panas bumi menunjukkan besarnya potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan energi panas bumi dapat dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk berbagai kebutuhan industri, sebagaimana telah diterapkan di kawasan PLTP Lahendong. Selain itu, potensi tersebut juga dapat dikembangkan menjadi kawasan pemandian air panas atau geowisata hingga mendukung budidaya pertanian melalui greenhouse berbasis energi panas bumi.
"PLTP Mataloko merupakan salah satu proyek strategis di Flores yang diproyeksikan mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Flores sekaligus mendukung target transisi energi nasional melalui pemanfaatan energi panas bumi," jelasnya.
Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, menegaskan pengembangan PLTP Mataloko dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan.
"PLN berkomitmen melaksanakan pengembangan PLTP Mataloko secara transparan dan partisipatif. Kami memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai rencana kegiatan, potensi dampak, serta langkah-langkah pengelolaan yang akan dilakukan," tuturnya.
Untuk menjaga keberlanjutan proyek, PLN juga menerapkan berbagai langkah pengelolaan lingkungan, mulai dari pemantauan sumber daya air, menjaga keseimbangan ekosistem sungai, hingga membuka mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, PLN berharap pengembangan PLTP Mataloko tidak hanya memperkuat pasokan energi bersih di Flores, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan proyek.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....