Revitalisasi Pasar Jadi Prioritas Disdag Mataram

  • 28 Jul 2026 20:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram mulai memetakan kebutuhan revitalisasi pasar tradisional melalui evaluasi kondisi fisik sejumlah pasar sebagai dasar penyusunan anggaran perbaikan tahun depan sebagai upaya memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat sekaligus meningkatkan kenyamanan berusaha bagi para pedagang.

Kepala Disdag Kota Mataram H. Irwan Harimansyah mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar pasar tradisional membutuhkan pembenahan karena usia bangunan yang sudah tua. Pasar yang telah ditinjau antara lain Pasar Dasan Agung, Pasar ACC, Pasar Cakranegara, dan Pasar Kebon Roek.

"Rata-rata kondisi fisik pasar memang memerlukan revitalisasi. Beberapa fasilitas sudah mengalami kerusakan karena sudah lama sehingga perlu mendapat perhatian," ujarnya, Selasa 28 Juli 2026.

Dari hasil peninjauan, Disdag menemukan sejumlah fasilitas seperti toilet, mushala, atap, serta beberapa bagian bangunan mulai lapuk. Kerusakan atap menjadi keluhan utama pedagang karena saat musim hujan air kerap masuk ke los sehingga mengganggu aktivitas jual beli. Seluruh temuan tersebut telah didokumentasikan beserta foto kondisi lapangan sebagai bahan usulan anggaran perbaikan.

Irwan menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah belum dapat melakukan revitalisasi secara menyeluruh pada tahun 2026. Perbaikan yang telah dialokasikan baru menyasar Pasar Cakranegara dengan anggaran sebesar Rp900 juta.

"Kalau tingkat kerusakannya besar, kebutuhan anggarannya akan kami usulkan kepada kepala daerah agar bisa ditangani secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah," katanya Irwan menambahkan.

Kondisi bangunan yang belum optimal juga berdampak pada aktivitas perdagangan, terutama di lantai dua Pasar Cakranegara. Banyak pedagang memilih pindah ke Pasar Karang Seraye maupun Pasar Sindu karena dinilai lebih ramai dan nyaman, sehingga jumlah pedagang aktif turun hingga sekitar 50 persen dari semula sekitar 400 pedagang.

"Kami berharap program revitalisasi dapat mengembalikan daya tarik pasar tradisional sebagai pusat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....