Tiang Pancang Dermaga Pelabuhan Kilo Tenggelam, Proyek Dipastikan Tepat Waktu
- 27 Jul 2026 14:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pembangunan Dermaga Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, sempat mengalami kendala setelah kapal tongkang yang mengangkut tiang pancang untuk pekerjaan laut tenggelam di perairan Madura.
Material tiang pancang yang dipesan dari Surabaya, Jawa Timur, tersebut merupakan komponen utama untuk pembangunan struktur dermaga di laut. Namun, insiden tersebut dipastikan tidak akan mengganggu target penyelesaian proyek yang dijadwalkan rampung pada 30 Desember 2026.
Kepala UPP Pelabuhan Calabai sekaligus penanggung jawab pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo, Prayitno, mengatakan kontraktor pelaksana telah mengambil langkah antisipatif agar proyek tetap berjalan sesuai jadwal.
"Tiang pancang yang tenggelam sudah dipesan kembali oleh kontraktor. Sementara menunggu material baru tiba, pekerjaan difokuskan pada fasilitas darat sehingga progres proyek tetap berjalan," ujarnya, Senin, 27 Juli 2026.
Menurut Prayitno, pesanan tiang pancang dikirim dari Surabaya pada 27 Juni 2026. Namun, kapal tongkang yang mengangkut material tersebut dilaporkan tenggelam di perairan Madura pada 30 Juni 2026.
Meski mengalami hambatan di awal pekerjaan laut, kontraktor telah menyusun strategi percepatan agar waktu yang hilang dapat dikejar.
Saat pekerjaan laut mulai dilaksanakan, rekanan akan menambah jumlah tenaga kerja sekaligus memperpanjang jam kerja sehingga pelaksanaan pembangunan tetap sesuai target kontrak.
"Ketika material pengganti tiba, pekerjaan laut akan dipercepat dengan penambahan tenaga kerja dan jam kerja. Dengan skema itu kami optimistis target penyelesaian tetap tercapai," jelas Prayitno.
Ia menegaskan, tenggelamnya kapal tongkang yang membawa tiang pancang tidak akan memengaruhi keseluruhan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo.
Proyek pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo sendiri mencakup pembangunan fasilitas darat dan fasilitas laut dengan total anggaran mencapai Rp85,111 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2026.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Wijaya Inti Nusa Sentosa dengan masa pelaksanaan hingga 30 Desember 2026.
Pelabuhan Nusantara Kilo diharapkan menjadi salah satu simpul transportasi laut yang mampu mendukung distribusi logistik, memperkuat konektivitas antarpulau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dompu dan wilayah sekitarnya.
Meski sempat diterpa kendala akibat tenggelamnya material tiang pancang, pemerintah memastikan proyek strategis tersebut tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai tepat waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....