Mataram Perluas Ekosistem Kota Ramah Anak
- 25 Jul 2026 11:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram-Pemerintah Kota Mataram terus memperkuat komitmen pemenuhan hak anak melalui pembangunan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan inklusif. Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ruang sosial, secara bertahap mengakomodasi kebutuhan dan perlindungan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram, H. Zuhhad, mengatakan pemenuhan hak anak menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan. Menurutnya, anak berhak mendapatkan ruang hidup yang aman, penuh kasih sayang, layanan pendidikan dan kesehatan yang layak, serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan.
"Pada prinsipnya, semua tuntutan hak anak itu sudah kami laksanakan dan sedang berjalan. Salah satunya melalui layanan kesehatan ramah anak yang sudah tersedia mulai dari tingkat puskesmas," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.
Layanan tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dengan menyediakan fasilitas seperti ruang tunggu bermain anak, ruang laktasi, pojok oralit, layanan imunisasi, hingga tenaga medis yang komunikatif.Selain sektor kesehatan, Kota Mataram juga mengembangkan konsep sekolah ramah anak dan rumah ibadah ramah anak sebagai ruang yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak.
"Kami mendorong fasilitas publik yang lebih inklusif dengan menyediakan akses bagi penyandang disabilitas, termasuk jalur yang dapat digunakan pengguna kursi roda," ujar Zuhhad.
Namun, DP3A mengakui penerapan fasilitas ramah anak di ruang publik belum sepenuhnya merata dan masih berada pada lokasi-lokasi tertentu. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan agar setiap pembangunan ke depan turut memperhatikan kebutuhan anak.
"Ini menjadi pekerjaan rumah kami agar konsep ramah anak tidak hanya ada di beberapa tempat, tetapi bisa diterapkan lebih luas di Kota Mataram," kata Zuhhad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....