Kejari Lombok Tengah Rotasi Pejabat Strategis

  • 23 Jul 2026 13:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi sejumlah pejabat struktural. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja penegakan hukum sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam penanganan perkara tindak pidana khusus, pemulihan aset negara, hingga fungsi intelijen.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pengangkatan Tompian Jopi Pasaribu sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus). Sebelumnya, ia bertugas sebagai Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan memiliki pengalaman menangani sejumlah perkara berskala nasional, termasuk menjadi bagian dari Tim Jaksa Penuntut Umum dalam perkara narkotika yang melibatkan mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Teddy Minahasa Putra.

Dengan pengalaman tersebut, Tompian diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan penyelamatan keuangan negara di wilayah Lombok Tengah.

Selain di Bidang Tindak Pidana Khusus, rotasi juga dilakukan pada sejumlah jabatan strategis lainnya. Fajar Said, yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum), mendapat promosi sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBBR) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

Sementara Terry Endro Arie Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kasi PAPBBR Kejari Lombok Tengah, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kulon Progo.

Jabatan Kasi PAPBBR di Kejari Lombok Tengah kini diisi Rika Ekayanti, yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Sedangkan posisi Kasi Datun selanjutnya dipercayakan kepada R. Imam Pribadi.

Di sisi lain, mantan Kasi Pidsus Kejari Lombok Tengah, Dimas Praja Subroto, memperoleh promosi menjadi Satuan Tugas (Satgas) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI yang menangani berbagai perkara strategis di tingkat nasional.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, Alfa Dera, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Putri Ayu Wulandari, mengatakan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja institusi.

"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier di lingkungan Kejaksaan. Dengan hadirnya pejabat-pejabat baru yang memiliki pengalaman dan kapasitas di bidangnya masing-masing, kami optimistis kinerja Kejari Lombok Tengah akan semakin kuat, profesional, dan adaptif dalam menjawab tantangan penegakan hukum," ujarnya.

Menurut Alfa, penyegaran organisasi juga bertujuan memastikan setiap bidang dipimpin oleh pejabat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif.

"Kami berharap formasi baru ini semakin memperkuat sinergi antarseksi, mempercepat penyelesaian perkara, mengoptimalkan penyelamatan dan pemulihan aset negara, serta memperkuat langkah-langkah pencegahan tindak pidana melalui fungsi intelijen, perdata dan tata usaha negara, maupun bidang tindak pidana khusus," katanya.

Dengan susunan pejabat yang baru, Kejari Lombok Tengah berharap kualitas penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta pelayanan hukum kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....