Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg, Kelangkaan di Bima Mulai Diatasi
- 21 Jul 2026 10:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina menambah penyaluran atau extra dropping hingga 100 persen dari rata-rata distribusi harian.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah antisipatif setelah menerima laporan mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah.
"Kami bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai keluhan masyarakat atas sulitnya memperoleh LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima," kata Ahad Rahedi.
Dia menambahkan, sebagai langkah awal untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina memastikan stok dan penyaluran LPG 3 kilogram di kedua daerah tersebut secara umum berada dalam kondisi aman dan terus berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
"Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas pasokan, kami menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebesar 100 persen dari rata-rata penyaluran harian," ucapnya menegaskan.
Ia ungkapkan, pihaknya akan menambahkan distribusi tersebut mulai dilakukan dan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
Selain memperkuat distribusi, Pertamina juga mengingatkan seluruh agen dan pangkalan LPG bersubsidi agar menyalurkan gas sesuai aturan.
"Agen dan pangkalan diwajibkan menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), mengutamakan konsumen yang berhak, serta tidak melayani penjualan kepada pengecer," ujarnya.
Menurut Ahad, pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi akan terus diperketat. Masyarakat juga diminta aktif melaporkan apabila menemukan praktik penjualan di atas HET maupun penyimpangan distribusi.
"Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center 135 maupun kepada pemerintah daerah dan aparat berwenang. Jika ditemukan pelanggaran, Pertamina akan memberikan sanksi sesuai ketentuan kerja sama yang berlaku," tegasnya.
Penambahan pasokan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan resmi Pemerintah Kabupaten Bima melalui surat tambahan fakultatif (extra dropping) guna mengatasi meningkatnya kebutuhan LPG subsidi di daerah tersebut.
Pemerintah daerah bersama Pertamina, agen LPG, aparat kecamatan, kepolisian, TNI, hingga pemerintah desa kini terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kilogram agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....