Bima Arya Kagumi Meja Catur CUKLI Karya Warga Binaan Lapas Lombok Barat

  • 18 Jul 2026 10:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Produk kerajinan hasil pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat kembali mencuri perhatian. Kali ini, apresiasi datang langsung dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, yang mencoba memainkan meja catur CUKLI saat mengunjungi pusat promosi produk unggulan daerah BALE KITA, Kamis 16 Juli 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa karya warga binaan tidak hanya memiliki kualitas tinggi, tetapi juga mampu bersaing dengan berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Nusa Tenggara Barat yang dipamerkan dalam satu etalase promosi.

Didampingi Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, jajaran Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat, serta Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Bima Arya meninjau berbagai produk unggulan yang dipamerkan di BALE KITA. Saat berada di stan Lapas Kelas IIA Lombok Barat, perhatian Wamendagri tertuju pada meja catur berbahan kayu dengan seni ukir khas CUKLI. Selain itu, ia juga mengamati Batik Tulis GEMBOK, karya kreatif lain yang dihasilkan warga binaan.

Menurut Bima Arya, BALE KITA menjadi ruang promosi yang mampu mempertemukan berbagai produk unggulan daerah dengan pasar yang lebih luas. Ia menilai keberadaan tempat tersebut memiliki peran penting dalam mendorong pelaku UMKM agar terus berkembang dan memiliki daya saing.

"Hari ini kita diajak melihat BALE KITA. Barang-barangnya keren-keren. Saya mengapresiasi bagaimana seluruh tim di sini mengkurasi, mempromosikan, dan mendampingi teman-teman UMKM agar bisa naik kelas," ujarnya.

Bima Arya juga menegaskan produk kerajinan hasil karya warga binaan memiliki peluang besar untuk terus berkembang apabila dibarengi dengan inovasi yang mengikuti kebutuhan pasar. Menurutnya, kreativitas yang dipadukan dengan kualitas produk akan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus membuka akses pemasaran yang semakin luas.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, mengatakan perhatian dan apresiasi yang diberikan Wamendagri menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat program pembinaan kemandirian di dalam lapas.

"Apresiasi dari Bapak Wamendagri menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kami ingin memastikan warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi dan berdaya saing," katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, keikutsertaan produk karya warga binaan dalam pameran BALE KITA merupakan bagian dari komitmen Lapas Lombok Barat untuk menghadirkan program pembinaan yang produktif sekaligus membuka akses promosi bagi hasil karya warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui berbagai produk kreatif seperti meja catur CUKLI dan Batik Tulis GEMBOK, Lapas Lombok Barat terus membuktikan bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi. Program tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat sehingga memiliki keterampilan yang bernilai dan mampu bersaing di dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....