Pengadaan Bibit Bawang Upland Dirampungkan Pertengahan Juli
- 10 Jul 2026 13:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa - Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa optimistis proses pengadaan dan pendistribusian bibit bawang merah untuk Program Upland 2026 dapat dituntaskan pada pertengahan Juli. Hingga awal Juli, realisasi distribusi telah mencapai 120 ton atau 67,06 persen dari total kebutuhan 167 ton yang akan disalurkan kepada 27 kelompok tani penerima manfaat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, Jumat 10 Juli 2026, mengatakan Program Upland 2026 merupakan program terakhir yang diterima Kabupaten Sumbawa dari pemerintah pusat. Program tersebut mencakup pengembangan bawang merah seluas 167 hektare dengan dukungan anggaran sekitar Rp12,08 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan bibit bawang merah, pupuk organik, pestisida nabati, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani penerima manfaat.
Menurut Wayan, Kabupaten Sumbawa tidak lagi memperoleh alokasi Program Upland setelah tahun ini karena daerah tersebut telah menerima program yang sama selama beberapa tahun berturut-turut dengan hasil pelaksanaan yang dinilai berhasil.
"Program Upland telah beberapa kali dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa dan pelaksanaannya dinilai sukses. Karena itu, tahun 2026 menjadi program terakhir yang dialokasikan untuk daerah ini," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian pada tahun ini tetap memberikan dukungan anggaran yang cukup besar bagi sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa. Nilainya mencapai lebih dari Rp135 miliar untuk mendukung berbagai program strategis yang saat ini masih dalam proses pelaksanaan di bawah kendali pemerintah pusat.
Program tersebut meliputi optimalisasi lahan (Oplah), cetak sawah baru, pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, bangunan konservasi berupa cek dam, hingga Program Upland yang menjadi penutup rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Khaeruddin, S.P, menjelaskan pengadaan bibit bawang merah sebanyak 167 ton dilaksanakan oleh CV Oyky Putra, Tegal, Jawa Tengah. Kontrak pekerjaan berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026 dengan nilai sebesar Rp7.494.125.000.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, proses pengadaan maupun distribusi bibit berjalan sesuai jadwal. Kendala utama yang dihadapi adalah lamanya waktu pengiriman dari Pulau Jawa menuju Kabupaten Sumbawa. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu target penyelesaian pekerjaan.
"Kami optimistis seluruh pengadaan dan distribusi bibit dapat diselesaikan pada pertengahan Juli. Kendala transportasi masih bisa diatasi sehingga pelaksanaan tetap berjalan sesuai rencana," kata Khaeruddin.
Ia memaparkan, hingga awal Juli sebanyak 120 ton bibit atau 67,06 persen dari target telah berhasil didistribusikan kepada 18 kelompok tani di Kecamatan Lopok, Maronge, Lape, Empang, dan Utan.
Sementara itu, sembilan kelompok tani lainnya di Kecamatan Lunyuk dan Rhee dijadwalkan menerima distribusi dalam waktu dekat sehingga seluruh target penyaluran sebanyak 167 ton dapat dituntaskan sesuai jadwal.
Untuk menjamin mutu benih yang diterima petani, proses distribusi dilakukan di bawah pengawasan ketat. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dari Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi NTB, Inspektorat Kabupaten Sumbawa, serta melibatkan pemerintah kecamatan dan instansi terkait.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas bibit memenuhi standar serta penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh kelompok tani penerima manfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....