Proyek Perbaikan Jalan Provinsi akan Dimulai Agustus

  • 06 Jul 2026 17:54 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi NTB menargetkan seluruh proyek perbaikan jalan dimulai pada Agustus 2026 untuk mencegah penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.
  • Anggaran pemeliharaan jalan tahun 2026 hanya tersedia Rp3,5 miliar, difokuskan pada perbaikan ruas jalan yang rusak akibat banjir dan longsor, tanpa alokasi untuk pembangunan jalan baru.
  • Kepala Dinas PUPRPKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, menyatakan perbaikan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas karena keterbatasan anggaran, dan berharap ada tambahan dana dalam perubahan APBD.

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan seluruh proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan pada Agustus 2026. Tujuannya, agar proyek-proyek tersebut tidak lagi menumpuk di akhir tahun anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Provinsi NTB, Lalu Kusuma Wijaya, mengatakan tahun ini pemerintah daerah tidak mengalokasikan proyek pembangunan jalan baru. Anggaran yang tersedia difokuskan untuk pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan yang rusak akibat banjir dan longsor.

"Target kami Agustus seluruh kontrak sudah berjalan. Kalau pekerjaan dimulai Agustus, rata-rata dua hingga dua setengah bulan, sehingga September atau Oktober sudah selesai," kata Kusuma, Senin 6 Juli 2026.

Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek dilakukan sebagai evaluasi agar pekerjaan tidak kembali menumpuk menjelang akhir tahun. Dinas PUPRPKP juga telah menginstruksikan seluruh bidang agar segera menyelesaikan proses kontrak sehingga pekerjaan bisa dimulai tepat waktu.

Ia menjelaskan, anggaran pemeliharaan jalan tahun ini hanya sekitar Rp3,5 miliar. Nilai tersebut dinilai belum memadai untuk menangani seluruh kerusakan jalan di NTB sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.

"Karena anggarannya terbatas, perbaikannya sifatnya sporadis. Ruas yang paling prioritas itu yang kami dahulukan," jelasnya.

Ia berharap pada perubahan anggaran nanti tersedia tambahan dana agar cakupan perbaikan jalan dapat diperluas. Mudah-mudahan di APBD perubahan ini ada lagi tambahan bensin ini biar bisa agak jauh lagi perjalanannya," kata Kusuma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....