Loteng Dekati Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem
- 04 Jul 2026 11:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menekan angka kemiskinan ekstrem mendapat apresiasi di tingkat nasional. Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Optimalisasi Program Pengentasan Kemiskinan pada ajang detikBali-Nusra Awards 2026 yang digelar di Badung, Bali, Jumat 3 Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Lombok Tengah dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem secara konsisten selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah turun dari 1,39 persen pada 2025 menjadi 0,72 persen pada 2026 atau sekitar 8 ribu jiwa dari total penduduk sekitar 1,1 juta orang.
Capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati HM Nursiah. Program tersebut diperkuat dengan pemutakhiran data penerima manfaat serta kolaborasi berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBD, Baznas hingga program tanggung jawab sosial perusahaan.
Usai menerima penghargaan, HM Nursiah mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan.
"Terima kasih kepada detikBali-Nusra yang telah memberikan penghargaan kepada kami. Keberhasilan menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Lalu Pathul Bahri," ujarnya.
Menurut Nursiah, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program penanggulangan kemiskinan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Meski persentase kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah kini termasuk yang terendah di Nusa Tenggara Barat, pemerintah daerah menegaskan upaya pengentasan kemiskinan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan dengan target menekan angka kemiskinan ekstrem hingga mencapai nol persen pada 2029.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....