Pemkab Dompu Luncurkan GATI, Perkuat Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
- 01 Jul 2026 15:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP KB), resmi meluncurkan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Program GATI tersebut mencakup dua gerakan utama, yakni Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (Gamas) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (Gamar).
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Dompu, Daryati Kustilawati, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui pola pengasuhan yang lebih positif dan aktif.
“Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan pengasuhan yang positif, memperkuat peran ayah dalam tumbuh kembang anak, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Daryati, GATI merupakan langkah strategis untuk mendorong kehadiran ayah secara nyata dalam kehidupan anak, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur penting dalam pendidikan, perlindungan, dan pembentukan karakter.
Ia menjelaskan, melalui program Gamas, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih intens antara ayah dan anak. Momen mengantar anak ke sekolah dinilai menjadi ruang penting untuk membangun kedekatan emosional, memberikan motivasi, serta menanamkan nilai-nilai positif.
“Dalam perjalanan ke sekolah, ayah bisa membangun komunikasi, memberi motivasi, dan memperkuat ikatan emosional dengan anak. Ini penting agar anak memiliki figur ayah yang berkualitas,” katanya.
Sementara melalui program Gamar, keterlibatan ayah dalam mengambil rapor anak diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah antara orang tua dan pihak sekolah.
Dengan keterlibatan itu, orang tua tidak hanya mengetahui perkembangan akademik anak, tetapi juga bisa memahami aspek non-akademik yang perlu diperhatikan.
“Lewat Gamar, akan terbangun komunikasi yang baik antara orang tua dan pendidik, sehingga bisa bersama-sama memberikan motivasi bagi kemajuan anak, baik akademik maupun non-akademik,” jelas Daryati.
Pemerintah Kabupaten Dompu berharap program GATI mampu menjadi budaya baru dalam keluarga, di mana kehadiran ayah tidak hanya simbolis, tetapi benar-benar menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Program ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi yang lebih sehat, berkarakter, dan memiliki hubungan keluarga yang harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....