40 Pemuda KSB Digembleng Jadi Wirausaha Tangguh, Siap Tembus Pasar Global

  • 01 Jul 2026 06:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan pelaku usaha yang mampu bersaing hingga tingkat global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kewirausahaan Pemuda yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Juni 2026, di Aula Resto Hanipati.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB itu diikuti 40 pemuda dari berbagai kecamatan di KSB. Pelatihan mengangkat tema "Melalui Kewirausahaan Pemuda, Wujudkan KSB Maju Luar Biasa".

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., mengatakan membangun usaha tidak cukup hanya mengandalkan modal finansial. Menurutnya, seorang wirausaha juga harus memiliki keberanian mengambil peluang, kemampuan membangun jejaring, menjaga kepercayaan pelanggan, serta terus meningkatkan kapasitas diri.

"Selain ikhtiar melalui proses belajar dan bekerja keras, jangan pernah melupakan kekuatan doa dan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari perjalanan membangun usaha," ujarnya.

Tarmidzi menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB selama ini telah menjalankan sejumlah program pengembangan kewirausahaan pemuda di berbagai daerah, mulai dari pelatihan usaha laundry hingga pengembangan usaha tata boga. Program tersebut menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB.

Ia juga mengajak peserta memanfaatkan berbagai peluang pengembangan kapasitas yang akan digelar pada Agustus hingga September 2026, seperti Program Pemuda Pelopor tingkat provinsi dan lomba debat pidato tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda Disparpora KSB, Riski Syahputra, S.IP., M.M.Inov., mengatakan pelatihan tersebut dirancang bukan sekadar memberikan materi kewirausahaan, tetapi juga membangun karakter dan pola pikir bisnis bagi generasi muda.

Menurutnya, KSB membutuhkan lebih banyak pelaku usaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja, memanfaatkan potensi daerah, serta memiliki orientasi pasar yang lebih luas.

"Kami berharap peserta tidak berhenti pada pelatihan ini, tetapi mampu melahirkan usaha-usaha baru yang berkembang dan memiliki daya saing hingga pasar global," katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi mengenai penyusunan strategi bisnis, pengembangan jejaring usaha, peningkatan kepercayaan pelanggan, hingga penguatan karakter kewirausahaan.

Pelatihan ditutup dengan penyampaian motivasi kepada seluruh peserta agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dunia usaha. Panitia berharap ilmu, relasi, dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan menjadi modal awal lahirnya wirausaha muda baru di Kabupaten Sumbawa Barat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....