Dishub Siapkan Skema Pengelolaan Limbah Kotoran Kuda

  • 28 Jun 2026 12:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram-Keluhan masyarakat terkait kotoran kuda yang tercecer di sejumlah ruas jalan di Kota Mataram masih menjadi perhatian. Meski sebagian besar kusir cidomo telah menggunakan kantong penampung kotoran saat beroperasi, persoalan belum tersedianya sistem pengangkutan dan lokasi pembuangan limbah membuat kotoran kerap meluber ke jalan, terutama setelah cidomo keluar dari kawasan pasar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, menegaskan tugas pihaknya saat ini adalah memastikan seluruh kusir menggunakan kantong penampung kotoran kuda sebagai langkah awal menjaga kebersihan jalan. Menurutnya, pengelolaan limbah bukan menjadi tanggung jawab Dishub semata.

"Intinya bukan kawan-kawan Dishub yang mengumpulkan itu. Kami hanya bertugas memastikan mereka menggunakan kantong kotoran kuda," ujarnya.Sabtu 27 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Dishub sempat merencanakan pemanfaatan kotoran kuda menjadi biogas dengan lokasi pembuangan sementara di halaman kantor Dinas Perhubungan. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan karena belum tersedia lokasi yang memadai untuk menampung limbah.

"Keluar dari pasar kantong kotoran kuda itu harus sudah kosong. Perkaranya sekarang pengangkutan yang belum," katanya.

Berdasarkan data Dishub, saat ini sekitar 100 unit cidomo masih beroperasi di sejumlah pasar di Kota Mataram dan tidak seluruhnya berasal dari wilayah kota. Hingga kini, belum ada sanksi khusus bagi kusir yang kotoran kudanya tercecer di jalan. Meski demikian, petugas akan meminta kusir segera membersihkan apabila ditemukan pelanggaran.

"Tidak ada sanksi. Tapi paling tidak kalau kita temukan di jalan dan tercecer, kita suruh bersihkan,"Kata Zulkarwin.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, pada 2025 lalu Dishub mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 juta untuk pengadaan kantong penampung kotoran kuda. Tahun ini pengadaan tidak lagi dianggarkan karena sebagian besar kantong masih dinilai layak digunakan.

"Kami berencana menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram untuk menangani pengangkutan dan pengelolaan limbah kotoran kuda agar persoalan kebersihan jalan dapat ditangani secara lebih berkelanjutan.'Ujar Zulkarwin.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....