SPMB Dongkrak Layanan Dukcapil, Aktivasi IKD Mendominasi Permohonan
- 28 Jun 2026 12:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram-Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 membawa dampak langsung terhadap meningkatnya layanan administrasi kependudukan di Kota Mataram.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat lonjakan jumlah masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan, terutama aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sebagai syarat pendaftaran peserta didik baru melalui jalur domisili dan afirmasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Mataram, H. Mansur, mengatakan sebelum masa SPMB jumlah layanan adminduk berkisar 100 hingga 150 permohonan per hari. Namun sejak 18 Juni 2026 atau tiga hari menjelang pembukaan SPMB tingkat SMA, angka tersebut meningkat tajam hingga 300 layanan per hari. Bahkan sehari sebelum pendaftaran SMA dibuka, jumlah kunjungan mencapai lebih dari 700 pemohon.
"Jenis layanan yang paling banyak dimohonkan adalah aktivasi IKD karena menjadi salah satu persyaratan dalam proses SPMB," ujarnya Sabtu 27 Juni 2026.
Menurut Mansur, peningkatan kunjungan masih berlangsung seiring pelaksanaan SPMB tingkat SMP, khususnya menjelang seleksi jalur domisili. Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Mataram yang mewajibkan orang tua mengaktifkan IKD bertujuan memastikan verifikasi data kependudukan berjalan akurat sehingga penetapan jalur domisili maupun afirmasi benar-benar tepat sasaran.
"Kami hanya melayani aktivasi dan validasi IKD sesuai data kependudukan. Adapun pemanfaatannya, apakah untuk keperluan sekolah, perbankan, atau layanan lainnya, sepenuhnya menjadi kebutuhan masyarakat," jelas Mansur.
Meski terjadi lonjakan permohonan hingga dua kali lipat dibanding hari biasa, Disdukcapil tidak menambah jumlah petugas pelayanan. Sebaliknya, instansi tersebut mengoptimalkan seluruh petugas yang telah ditempatkan di setiap loket agar pelayanan tetap berjalan lancar.
"Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan di tengah tingginya antusiasme masyarakat mengurus dokumen kependudukan selama proses SPMB berlangsung." Katanya menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....