BAZNAS Lombok Timur Tutup Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu

  • 26 Jun 2026 18:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menutup kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) yang digelar di Kecamatan Masbagik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Lumbung Pangan BAZNAS periode 2025–2026 yang bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian secara berkelanjutan.

Acara penutupan dihadiri Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, Sekretaris BAZNAS Nurul Hadi, M.Pd., Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Pertanian H. Badar, serta perangkat desa setempat. Melalui program sekolah lapangan ini, para petani binaan mendapatkan pembelajaran mengenai teknik pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian dan meningkatkan hasil panen, metode tersebut juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem pertanian di Lombok Timur.

Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, mengapresiasi semangat dan antusiasme para petani yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa Program Lumbung Pangan BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

“Program Lumbung Pangan BAZNAS ini bukan sekadar bantuan stimulan, melainkan investasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi mustahik. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan nikmat kepada kita berupa kebermanfaatan untuk kemaslahatan umat, khususnya kelompok tani beserta keluarganya,” ujarnya, Sabtu 26 Juni 2026.

Manfaat program tersebut turut dirasakan langsung oleh para peserta. Perwakilan Kelompok Tani Sukadamai 1, Dusun Tangga, Desa Masbagik Timur, menyampaikan bahwa sekolah lapangan menjadi sarana belajar yang sangat bermanfaat bagi para petani dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.

“Kami merasa masih banyak kekurangan dan perlu terus belajar. Karena itu kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan mendapat pendampingan dari BAZNAS,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Pertanian, H. Badar, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya pertanian yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentunya agar manfaat program zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya para petani di Lombok Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....