SDN 49 Mataram Resmi Beroperasi, Awali Era Baru Penggabungan Sekolah

  • 26 Jun 2026 08:57 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kebijakan penggabungan sekolah yang mulai diterapkan Dinas Pendidikan Kota Mataram pada tahun ajaran 2026 menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.

Salah satu implementasinya adalah penggabungan SDN 15 Mataram dan SDN 19 Mataram yang kini resmi beroperasi dengan nama SDN 49 Mataram sejak Senin, 22 Juni 2026 berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Mataram.

Kepala SDN 49 Mataram, Marzuki, mengatakan sekolah yang baru terbentuk tersebut telah menyiapkan kuota penerimaan peserta didik baru sebanyak 80 siswa. Kuota itu dibagi ke dalam dua rombongan belajar dengan kapasitas maksimal 40 siswa per kelas sebagai langkah antisipasi jika jumlah pendaftar meningkat pada tahun ajaran baru.

“Di sini memang selalu dua kelas. Cuma dibengkakkan volume siswa dalam satu kelas. Yang seyogyanya 28 per rombel, tetapi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan diberikan kuota hingga 40 siswa,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Meski demikian, pihak sekolah memperkirakan jumlah peserta didik baru tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berkisar antara 56 hingga 60 siswa. Menurut Marzuki, mayoritas calon siswa yang mendaftar berasal dari lingkungan sekitar sekolah.

Kondisi tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan dasar di kawasan tersebut sekaligus memperkuat alasan penggabungan dua sekolah yang selama ini berdiri berdampingan dan hanya dipisahkan oleh tembok pembatas.

Selain bertujuan mengefisienkan pengelolaan sekolah, penggabungan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pihak sekolah masih menantikan dukungan tambahan tenaga pendidik dari Dinas Pendidikan Kota Mataram.

“Kami berharap ada penambahan guru agar proses belajar mengajar berjalan lebih optimal, tetapi untuk penempatan dan mutasi masih menunggu kebijakan dinas,” kata Marzuki.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....