Dinkes Mataram Tetap Pantau Kesehatan Jamaah setelah Ibadah Haji

  • 20 Jun 2026 09:42 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Kesehatan Kota Mataram mengimbau jamaah haji yang telah kembali ke Tanah Air agar proaktif memeriksakan kesehatan jika mengalami gangguan fisik pasca-perjalanan ibadah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi penyakit yang dapat muncul setelah menjalani aktivitas padat dan perubahan cuaca selama berada di Arab Saudi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengatakan petugas puskesmas terus memantau kondisi jamaah melalui grup WhatsApp yang telah dibentuk sejak proses pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

“Petugas kami siap melayani jamaah yang sudah pulang untuk melakukan cek kesehatan sebagai langkah antisipasi apabila muncul keluhan kesehatan,” ujarnya, Jumat 19 Juni 2026.

Menurut Emirald, keluhan ringan seperti batuk dan flu masih tergolong wajar karena jamaah sedang beradaptasi dengan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan setelah kembali ke Indonesia. Namun demikian, jamaah tetap diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala yang dirasakan tidak kunjung membaik atau mengarah pada gangguan yang lebih serius.

Hingga saat ini, kondisi kesehatan jamaah haji asal Kota Mataram yang telah tiba di daerah dinilai cukup baik. Dari total 809 jamaah yang terbagi dalam Kloter 5, Kloter 10, dan Kloter 15, sebanyak 392 jamaah.

“Alhamdulillah, kondisi jamaah, termasuk lansia dan kelompok risiko tinggi, relatif baik berkat perhatian dan pendampingan yang diberikan sejak sebelum keberangkatan,” katanya.

Berbeda dengan masa pandemi COVID-19 yang menerapkan pemantauan ketat dan kunjungan petugas ke rumah jamaah, tahun ini pengawasan kesehatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Dinkes mengandalkan kesadaran jamaah untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan.

"Kami juga terus mengedukasi pentingnya istirahat cukup, menjaga pola hidup sehat, dan memulihkan kebugaran sebelum kembali beraktivitas normal," ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....