Lima ABK KMN Putri Novi Selamat setelah Kapal Kandas dihantam Arus Kencang
- 19 Jun 2026 12:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima – Kesigapan aparat dan solidaritas masyarakat nelayan kembali menyelamatkan nyawa para pelaut di perairan Kabupaten Bima. Lima awak Kapal Motor Nelayan (KMN) Putri Novi berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi kandas akibat diterjang arus laut yang kuat di perairan antara Gili Banta dan Toro Mangeata, Jumat 19 Juni 2026 dini hari.
Insiden bermula ketika KMN Putri Novi berlayar dari Ngalili, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuju Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima. Saat melintasi kawasan Takat Tanjung Toro Mangeata, kapal menghadapi kondisi laut yang cukup ekstrem. Arus deras yang dipengaruhi pasang surut laut membuat nahkoda kehilangan kendali hingga kapal terseret dan akhirnya kandas di kawasan karang.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima bersama petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) serta nelayan setempat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan respons cepat seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan evakuasi para korban.
"Begitu menerima informasi, personel Sat Polairud Polres Bima bersama petugas PSDKP dan nelayan langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan," ujarnya.
Upaya penyelamatan berlangsung lancar. Seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa menuju Pelabuhan Sape dalam keadaan selamat.
"Alhamdulillah, lima kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Mereka merupakan warga Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima," tambahnya.
Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat pesisir dalam menghadapi situasi darurat di laut. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko korban jiwa saat terjadi kecelakaan pelayaran.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu mengutamakan keselamatan. Polda NTB mengimbau agar setiap pelayaran diawali dengan pemeriksaan kelayakan kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta pemantauan kondisi cuaca guna menghindari potensi kecelakaan di perairan.
Di tengah tantangan cuaca laut yang tidak menentu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama menjaga keselamatan para pelaut saat beraktivitas di lautan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....