Maknai Hijrah, Lombok Barat Perkuat Komitmen Membangun Daerah Berkeadilan

  • 18 Jun 2026 08:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dijadikan momentum penting oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus memperteguh komitmen membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refleksi Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1447-1448 Hijriah yang dirangkai dengan doa dan dzikir bersama di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Senin 15 Juni 2026.

Acara yang mengangkat tema "Dengan Semangat Tahun Baru, Wujudkan Lombok Barat yang Maju, Mandiri dan Berkeadilan" itu dihadiri langsung Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Ketua TP-PKK Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para tuan guru, tokoh agama, serta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir mengikuti doa dan dzikir bersama sebagai bentuk rasa syukur menyambut pergantian tahun Hijriah.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu yang telah hadir dalam peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah ini," ujarnya.

Menurut LAZ, pergantian Tahun Baru Islam bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi diri untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

"Hakikat hijrah adalah komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Kita meninggalkan hal-hal yang kurang baik dan memperbanyak berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat," katanya.

Ia menegaskan, makna hijrah juga harus diwujudkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Seluruh aparatur pemerintah, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk bekerja lebih baik demi memenuhi harapan masyarakat Lombok Barat.

"Dalam konteks pembangunan daerah, hijrah berarti komitmen bersama mewujudkan cita-cita masyarakat Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan. Itulah esensi hijrah yang harus kita implementasikan," tegasnya.

Bupati LAZ mengatakan tantangan membangun daerah membutuhkan semangat kebersamaan, kerja keras, serta kesungguhan seluruh elemen pemerintahan agar setiap potensi yang dimiliki mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Kita memiliki panggilan tugas yang besar untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu seluruh potensi yang kita miliki harus diarahkan untuk mewujudkan Lombok Barat yang lebih baik," ucapnya.

Menutup sambutannya, LAZ mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum introspeksi serta memperkuat persatuan dalam membangun daerah.

"Mari kita terus mengevaluasi diri, memperkuat kebersamaan, memohon keberkahan kepada Allah SWT, serta menjadikan semangat hijrah sebagai energi membangun Lombok Barat yang semakin maju, mandiri, dan berkeadilan," katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....