Tahun Baru Islam, Pemprov NTB Ajak Warga Bersama Tekan Kemiskinan

  • 16 Jun 2026 08:05 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai pengingat untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi persoalan daerah, termasuk menekan angka kemiskinan.
  • Pergantian tahun adalah momentum penting untuk kita merenungkan kembali apa saja yang telah kita lakukan sebelumnya.
  • pemerintah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjalankan program pembangunan.

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai pengingat untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi persoalan daerah, termasuk menekan angka kemiskinan. Pesan itu disampaikan Asisten I Setda NTB, Dr. H. Fathul Gani, saat mewakili Gubernur NTB dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Fathul Gani, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan kalender, melainkan momentum evaluasi diri dan memperbaiki langkah ke depan. “Pergantian tahun adalah momentum penting untuk kita merenungkan kembali apa saja yang telah kita lakukan di tahun 1447 Hijriah, sebagai modal untuk menata langkah yang lebih baik di tahun 1448 Hijriah ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjalankan program pembangunan, terutama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan yang masih menjadi perhatian utama NTB.

Di tahun baru Islam ini, Pemprov NTB mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Insyaallah, jika di tahun 1447 Hijriah angka kemiskinan kita masih terhitung tinggi, maka di tahun 1448 Hijriah ini mari kita sama-sama berikhtiar dan bekerja keras untuk menguranginya,” kata Fathul Gani.

Ia menegaskan, semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan nyata, tidak hanya untuk memperbaiki kualitas diri, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, dalam tausiah peringatan Tahun Baru Islam tersebut, TGH. Munajib Khalid mengajak jamaah memperbanyak rasa syukur atas nikmat Allah SWT, sekaligus meneladani perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.

Menurutnya, nilai utama dari peristiwa hijrah adalah keteguhan, kesabaran, dan semangat membangun persaudaraan. Nilai tersebut dinilai masih relevan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial seperti yang dicontohkan kaum Muhajirin dan Anshar, dengan saling membantu dan mengutamakan kepentingan bersama.

Melalui peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemprov NTB berharap semangat hijrah dapat menjadi energi baru bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian, dan bersama-sama mendorong NTB menuju daerah yang lebih sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....