Dokumen UKL/UPL, Penghambat Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo
- 12 Jun 2026 12:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengalami keterlambatan dimulai akibat lambatnya penerbitan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL), serta belum tibanya kapal tongkang pengangkut material tiang pancang. Padahal, ground breaking proyek strategis tersebut sedianya dilaksanakan pada 18 Mei 2026.
Penanggung jawab pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo, Prayitno, mengatakan persoalan administrasi lingkungan menjadi salah satu faktor utama tertundanya pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.
“Dokumen UKL/UPL baru diperoleh pada 8 Mei lalu. Selain itu, keterlambatan kapal tongkang yang mengangkut bahan tiang pancang juga menjadi kendala dimulainya pembangunan dermaga,” ujarnya, Jum’at, 12 Juni 2026.
Menurut Prayitno, kapal tongkang yang membawa material utama pembangunan fasilitas laut diperkirakan baru tiba di lokasi proyek pada Juli 2026 mendatang. Meski mengalami keterlambatan, pihak pelaksana memastikan pekerjaan fisik Pelabuhan Nusantara Kilo tetap dapat diselesaikan sesuai kontrak, yakni pada 30 Desember 2026.
“Walaupun ada keterlambatan pada tahap awal, kami pastikan pekerjaan tetap selesai sesuai target kontrak,” katanya.
Proyek pembangunan Pelabuhan Laut Kilo tahun 2026 dilaksanakan sekaligus untuk pembangunan fasilitas darat dan fasilitas laut dengan total nilai anggaran mencapai Rp85,111 miliar. Pekerjaan proyek tersebut dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Inti Nusa Sentosa asal Surabaya, Jawa Timur.
Untuk fasilitas darat, pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pembangunan pos jaga, ruang genset, gapura pintu masuk, pagar BRC, signpost pelabuhan, lapangan penumpukan, lapangan parkir penumpang, jalan lingkungan pelabuhan, jalan penghubung pelabuhan, bak sampah, gudang pelabuhan, terminal penumpang, kantor pelabuhan, hingga mushalla.
Sementara pada fasilitas laut, pekerjaan mencakup pembangunan dermaga segmen 1 dan 2, pembangunan trestile 1 dan 2, serta causeway ELV.
Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi laut dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Dompu dan wilayah sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....