Petani Dompu Mulai Tinggalkan Jagung, Tembakau Dinilai Lebih Menjanjikan
- 11 Jun 2026 15:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memiliki luas lahan pertanian mencapai 107.074 hektar. Dari jumlah tersebut, lahan sawah tercatat seluas 25.445 hektar, sedangkan lahan tegalan mencapai 81.629 hektar.
Sejak tahun 2010, komoditas jagung mulai dikembangkan secara luas di Kabupaten Dompu dan terbukti mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Tidak hanya sektor pertanian, perkembangan jagung juga menggerakkan berbagai sektor usaha lainnya.
Namun dalam dua tahun terakhir, petani jagung di Kabupaten Dompu mulai kecewa dengan kondisi harga komoditas tersebut. Jagung yang sempat membawa nama Dompu dikenal secara nasional kini dinilai tidak lagi memberikan keuntungan yang memadai bagi petani.
Petani asal Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Abdul Gani mengatakan, intervensi pemerintah terkait penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung dinilai mulai tidak berpihak kepada petani.
“Sementara kadar air atau kualitas jagung dijadikan alasan untuk memotong harganya dari HPP,” ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak petani kesulitan memperoleh keuntungan, terutama saat biaya produksi terus meningkat. Melihat situasi itu, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Pajo, Hu’u, dan Pekat mulai beralih menanam tembakau.
Selain dianggap lebih menjanjikan dari sisi keuntungan, komoditas tersebut juga mulai didukung dengan keberadaan dua pabrik rokok yang berdiri di Kecamatan Pajo dan Kecamatan Pekat. Petani menilai, tembakau memiliki prospek ekonomi yang lebih baik dibanding jagung dalam beberapa tahun terakhir.
Selain faktor harga jual, kebutuhan modal untuk budidaya tembakau juga disebut lebih rendah dibandingkan jagung. Kondisi tersebut membuat sebagian petani mulai mengubah pola tanam mereka.
Peralihan komoditas ini dikhawatirkan dapat memengaruhi produksi jagung Kabupaten Dompu yang selama ini menjadi salah satu daerah penyangga jagung nasional di Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....