Bahasa Indonesia tetap kokoh di tengah Arus Digitalisasi

  • 09 Jun 2026 10:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Perkembangan teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk cara berkomunikasi. Meski demikian, Bahasa Indonesia tetap menunjukkan perannya sebagai bahasa persatuan yang menjadi penghubung masyarakat dari berbagai suku, budaya, dan latar belakang di Indonesia.

Dalam pembahasan terkait dinamika di Era Digital bersama Narasumber Baiq Jihan Wanasatya, S.Pd. selaku penyuluh bahasa dari Kantor Bahasa NTB, dalam Obrolan Berugak Kita yang berlangsung Selasa,9 Juni 2026 memaparkan bahwa, di era digital saat ini, penggunaan Bahasa Indonesia semakin luas. Bahasa Indonesia tidak hanya digunakan dalam lingkungan pendidikan dan pemerintahan, tetapi juga hadir dalam berbagai platform digital seperti media sosial, aplikasi percakapan, podcast, video daring, hingga berbagai layanan publik berbasis teknologi.

Perubahan teknologi membuat pola komunikasi masyarakat menjadi lebih cepat dan praktis. Masyarakat kini terbiasa menyampaikan pesan secara singkat dan langsung pada inti informasi. Kondisi tersebut melahirkan berbagai bentuk komunikasi baru yang lebih ringkas tanpa menghilangkan fungsi utama bahasa sebagai alat penyampai pesan.

Kemajuan teknologi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjadi pembuat konten. Jika dahulu komunikasi lebih banyak bersifat satu arah, kini hampir setiap individu dapat memproduksi dan menyebarkan informasi kepada khalayak luas. Situasi ini menjadikan Bahasa Indonesia semakin dinamis dan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Bahasa Indonesia menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan masyarakat modern. Berbagai istilah baru muncul untuk menyesuaikan kebutuhan komunikasi di bidang teknologi, pendidikan, ekonomi, hingga budaya populer.

Meski banyak perubahan terjadi, Bahasa Indonesia tetap menjadi fondasi utama komunikasi nasional. Perannya sebagai bahasa pemersatu bangsa masih sangat relevan di tengah derasnya arus informasi global.

Para pemerhati bahasa menilai bahwa perkembangan tersebut justru menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup dan mampu berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan identitasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....