Ide Besar Kepala Bappeda Dompu, Wujudkan Kemiskinan Ektrem Nol Persen

  • 09 Jun 2026 08:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menargetkan angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga nol persen pada tahun 2027. Target ambisius tersebut telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dompu.

Untuk mencapai target itu, Pemkab Dompu menyiapkan sejumlah skenario, salah satunya melalui penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang masuk dalam basis data kemiskinan ekstrem.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Aris Ansyary, mengatakan, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan, namun juga harus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan penerima manfaat.

Menurutnya, Dinas Sosial memiliki basis data paling lengkap terkait kondisi masyarakat miskin di Kabupaten Dompu.

Karena itu, Aris memilikimu Inovasi dan ide besar, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menyalurkan bantuan wajib lebih dahulu melakukan verifikasi data melalui Dinas Sosial.

“Setiap OPD yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat, baik untuk mendukung penurunan kemiskinan ekstrem maupun program lainnya, harus meminta data ke Dinas Sosial,” ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah dapat memastikan apakah calon penerima bantuan masih masuk kategori miskin ekstrem atau justru sudah mengalami peningkatan kesejahteraan.

Aris mencontohkan, apabila Dinas Peternakan ingin menyalurkan bantuan ternak kambing, maka daftar calon penerima harus lebih dulu diverifikasi oleh Dinas Sosial.

Langkah itu dinilai penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi penerima. Sebab, tidak semua jenis bantuan cocok untuk setiap warga penerima manfaat.

Misalnya, kata dia, bantuan ternak kambing tentu tidak tepat diberikan kepada penyandang disabilitas tertentu yang memiliki keterbatasan dalam mengelola usaha peternakan. Dalam kondisi seperti itu, Dinas Sosial dapat memberikan rekomendasi kepada OPD terkait agar jenis bantuan diganti dengan program yang lebih sesuai dan memungkinkan penerima dapat menjalankannya secara berkelanjutan.

Pemkab Dompu berharap pola kolaborasi antar-OPD tersebut dapat membuat program penanganan kemiskinan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ide besar ini, juga menjamin dan memastikan, bantuan yang diberikan, akan dapat membantu penerima manfaat keluar dari angka kemiskinan, atau minimal turun desilnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....