Ratusan Pendaftar MTsN 2 Lobar Membeludak, Keluarga Kurang Mampu Jadi Perhatian

  • 09 Jun 2026 07:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – MTsN 2 Lombok Barat mencatat sejarah baru pada tahun pelajaran 2026/2027. Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di madrasah tersebut mengalami lonjakan signifikan dan menjadi yang tertinggi sejak lembaga pendidikan itu berdiri lebih dari dua dekade lalu.

Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, mengatakan peningkatan jumlah pendaftar tidak terjadi secara instan. Berbagai strategi jemput bola telah dilakukan jauh sebelum masa penerimaan peserta didik baru dibuka.

"Kami memulai langkah-langkah sosialisasi sejak awal bertugas pada 5 Januari 2026. Seminggu setelah itu kami langsung melaksanakan Program Safari Ramadan bersama wakil kepala madrasah dan panitia penerimaan murid baru," ujar Azis saat ditemui RRI di MTsN 2 Lombok Barat. Senin 8 Juni 2026.

Melalui program tersebut, pihak madrasah turun langsung menyambangi sejumlah wilayah yang selama ini menjadi kantong utama calon peserta didik, seperti Dusun Tangkeban, Medain, Bedugul Majeti, hingga Montong Are.

Dalam setiap kunjungan, pihak madrasah tidak hanya memperkenalkan program pendidikan, tetapi juga menjalin komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, dan para calon siswa.

"Kami ingin masyarakat mengenal lebih dekat MTsN 2 Lombok Barat. Karena itu kami hadir langsung melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pendekatan yang menyentuh kebutuhan warga," katanya.

Selain Safari Ramadan, strategi promosi juga dilakukan melalui pendekatan teman sebaya serta pelibatan aktif para guru yang berada di lingkungan sekitar.

"Kami menerapkan pola satu guru membawa satu siswa. Semua guru kami libatkan untuk memperkenalkan madrasah kepada masyarakat," tegasnya.

Hasilnya, jumlah pendaftar tahun ini melonjak drastis. Hingga saat ini, angka pendaftar telah mendekati 150 siswa, jumlah yang belum pernah tercapai sebelumnya.

"Alhamdulillah, ini menjadi capaian tertinggi selama kurang lebih 25 tahun berdirinya madrasah. Kami optimistis target enam rombongan belajar bisa terpenuhi," ucapnya.

Tidak hanya mengandalkan promosi, MTsN 2 Lombok Barat juga terus memperkuat kualitas layanan dan program unggulan yang menjadi daya tarik masyarakat.

Di bidang non-akademik, madrasah tersebut dikenal aktif mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu yang menonjol adalah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang baru-baru ini berhasil meraih lima gelar juara dari berbagai kompetisi.

Selain itu, program Tahfiz Al-Qur'an menjadi salah satu unggulan utama yang terus dikembangkan untuk membentuk karakter religius peserta didik.

"Kami terus memperkuat program tahfiz. Di samping itu ada Pramuka, kaligrafi, English Club, seni tari Islami, hadrah, hingga futsal yang menjadi wadah pengembangan bakat siswa," katanya.

Pada sektor akademik, MTsN 2 Lombok Barat juga menghadirkan pembelajaran IPA terpadu yang terintegrasi dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keislaman.

Menurut Abdul Azis, lingkungan madrasah yang bersih, nyaman, dan tertata rapi turut menjadi faktor penting yang membuat masyarakat semakin percaya menitipkan pendidikan anak-anak mereka.

Tak hanya itu, pihak madrasah juga menerapkan standar pelayanan cepat bagi masyarakat.

"Kami menargetkan seluruh kebutuhan wali murid dapat dilayani melalui pelayanan terpadu dengan waktu maksimal tujuh menit. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran madrasah," tegasnya.

Komitmen sosial juga menjadi perhatian serius MTsN 2 Lombok Barat. Melalui kerja sama kemitraan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), madrasah telah menyalurkan bantuan pembinaan kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

"Kemarin ada sepuluh siswa berprestasi yang mendapatkan dana stimulan pembinaan. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan," ujarnya.

Lebih jauh, pihak madrasah juga menyiapkan program bantuan seragam gratis bagi calon siswa dari keluarga kurang mampu.

"Semua siswa yang mendaftar kami prioritaskan. Khusus anak-anak yang tidak mampu akan kami bantu, termasuk pemberian seragam secara gratis tanpa biaya," katanya.

Ia menambahkan, peserta didik pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga akan memperoleh pendampingan dan pelayanan khusus agar dapat mengakses pendidikan secara maksimal.

"Kami ingin seluruh anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, benar-benar merasakan manfaat dan kehadiran MTsN 2 Lombok Barat sebagai madrasah yang terbuka untuk semua," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....