Cidomo Masih Menjadi Transportasi Andalan Masyarakat Lombok
- 06 Jun 2026 11:46 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Di tengah pesatnya perkembangan transportasi modern, cidomo (cikar, dokar, dan motor) masih menjadi salah satu sarana transportasi yang diandalkan masyarakat di berbagai wilayah Pulau Lombok. Kendaraan tradisional yang ditarik oleh kuda ini tetap bertahan dan diminati karena dinilai praktis, ramah lingkungan, serta memiliki nilai budaya yang kuat.
Hingga saat ini, cidomo masih mudah dijumpai di sejumlah kawasan, mulai dari pasar tradisional, lingkungan permukiman warga, hingga kawasan wisata. Salah satu lokasi yang masih ramai menggunakan jasa cidomo adalah kawasan Pasar ACC, tempat kendaraan tradisional tersebut melayani mobilitas masyarakat sehari-hari.
Selain digunakan sebagai angkutan penumpang, cidomo juga kerap dimanfaatkan untuk mengangkut barang kebutuhan rumah tangga maupun barang dagangan. Fleksibilitas inilah yang membuat cidomo tetap memiliki peran penting di tengah hadirnya berbagai moda transportasi modern.
Bagi para kusir, keberadaan cidomo bukan sekadar alat transportasi, melainkan sumber mata pencaharian yang telah diwariskan secara turun-temurun. Mereka berharap transportasi tradisional ini tetap mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar dapat terus bertahan di tengah perubahan zaman.
Di sisi lain, cidomo juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Banyak pengunjung yang sengaja mencoba berkeliling menggunakan cidomo untuk merasakan suasana khas Lombok yang masih kental dengan nilai-nilai tradisional. Pengalaman menaiki cidomo dinilai mampu memberikan kesan berbeda dibandingkan menggunakan kendaraan bermotor.
Keberadaan cidomo menjadi salah satu bukti bahwa modernisasi tidak selalu menghapus tradisi. Dengan tetap beroperasinya kendaraan tradisional ini, masyarakat Lombok tidak hanya mempertahankan sarana transportasi yang ramah lingkungan, tetapi juga menjaga warisan budaya yang menjadi identitas daerah.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait terus memberikan dukungan melalui pembinaan serta pelestarian budaya, sehingga cidomo dapat terus eksis berdampingan dengan transportasi modern. Dengan demikian, cidomo tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal dan daya tarik wisata yang memperkaya citra Pulau Lombok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....