UKW Gratis SMSI dan Solopos Institute Buka Jalan Wartawan Profesional
- 04 Jun 2026 16:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Peluang emas hadir bagi wartawan muda di Nusa Tenggara Barat. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bersama Solopos Institute membuka akses lebih luas bagi insan pers untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda secara gratis.
Program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus menjawab tantangan dunia media yang terus berkembang di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua SMSI NTB, H. Abdus Syukur, MH, menilai kompetensi merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, kecepatan dalam menyampaikan informasi tidak lagi cukup tanpa dibarengi kemampuan melakukan verifikasi, menjaga akurasi, serta memegang teguh kode etik profesi.
“Di era digital saat ini, wartawan tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus mampu menjaga akurasi, independensi, serta melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang disampaikan kepada publik,” ujarnya, Kamis 4 Juni 2026.
Melalui kolaborasi antara SMSI dan Solopos Institute tersebut, wartawan muda yang lolos proses seleksi berkesempatan mengikuti UKW tanpa dibebani biaya pendaftaran maupun biaya pelaksanaan. Program ini dihadirkan untuk membuka ruang yang lebih besar bagi wartawan yang selama ini terkendala persoalan biaya dalam mengikuti sertifikasi kompetensi.
Selain menjadi sarana peningkatan kemampuan, UKW juga dinilai penting untuk memperkuat pemahaman wartawan terhadap tanggung jawab profesinya sebagai penyampai informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Panitia UKW SMSI–Solopos Institute, I Made Sanakumara, menegaskan seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan telah ditanggung oleh panitia dan penyelenggara sehingga peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi tanpa mengeluarkan biaya.
“Kami ingin memberi kesempatan seluas-luasnya kepada wartawan muda untuk meningkatkan kompetensinya. Karena itu, seluruh biaya UKW ditanggung penyelenggara,” katanya menegaskan.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk dukungan konkret dalam mencetak lebih banyak wartawan profesional yang memahami etika jurnalistik dan mampu menghasilkan karya-karya berkualitas yang dapat dipercaya publik.
Peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pengakuan atas kemampuan profesinya. Tidak hanya itu, mereka juga akan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran berharga yang dapat memperkuat kapasitas dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Kehadiran UKW Muda gratis ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan media. Program tersebut dinilai menjadi salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kualitas jurnalisme nasional, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di ruang digital.
Dalam situasi tersebut, keberadaan wartawan yang kompeten dan berintegritas menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas informasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap media.
Melalui program ini, SMSI dan Solopos Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pers yang profesional, independen, dan berintegritas. Semakin banyak wartawan yang tersertifikasi kompeten, semakin besar pula peluang terciptanya produk jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya masyarakat luas, ucapnya.
“Harapan kami, program ini dapat melahirkan generasi wartawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab profesi dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....