SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru Segera Direhabilitasi

  • 03 Jun 2026 16:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dua Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Timur yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, dipastikan akan segera mendapatkan penanganan dari pemerintah pusat. Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik tersebut, Bupati menyampaikan kondisi sejumlah sekolah di Lombok Timur yang mengalami kerusakan. Kerusakan baik kategori sedang maupun berat, dan membutuhkan penanganan segera.

Haerul Warisin mengatakan usulan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurutnya, SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru yang mengalami kerusakan berat langsung mendapat perhatian khusus untuk segera ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung direspon dengan direktif langsung Pak Menteri ke jajarannya untuk ditangani dalam waktu dekat,” ujarnya Rabu, 3 Juni 2026.

Bupati berharap pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen dapat mengakomodasi revitalisasi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Hal ini guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah pusat dalam memajukan sektor pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan lingkungan dan kultur pendidikan yang mendukung pembelajaran mendalam dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut, lanjutnya, tercermin dari capaian indikator pendidikan di Lombok Timur.

"Pada tahun 2025, Harapan Lama Sekolah (HLS) tercatat mencapai 14,08 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada di angka 7,71 tahun. Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode sebelumnya," ucapnya.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di bidang pendidikan juga terlihat pada pertengahan Mei lalu melalui peresmian 87 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur yang telah direvitalisasi. Program tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah yang memperoleh fasilitas pendidikan yang layak dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....