Akses Baru Pesisir KLU Masih Terkendala Anggaran, Pemkab Harap Dukungan Pusat
- 31 Mei 2026 22:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Pembangunan Jalan Lingkar Utara di Kabupaten Lombok Utara digadang-gadang menjadi salah satu infrastruktur kunci yang akan mengubah wajah kawasan pesisir di daerah tersebut. Selain membuka akses transportasi baru, proyek itu diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor logistik, dan meningkatkan potensi pariwisata.
Namun hingga kini, kelanjutan pembangunan jalan tersebut masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat karena kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp700 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-PKP KLU, Sahgiwan, menjelaskan bahwa jalan tersebut dirancang tidak hanya sebagai penghubung antarkawasan, tetapi juga sebagai infrastruktur penunjang program ketahanan pangan dan energi nasional.
“Karena berada di kawasan pesisir, jalan ini diupayakan menjadi jalan penunjang pangan dan energi nasional. Oleh karena itu kami terus memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Menurutnya, keberadaan Jalan Lingkar Utara akan membuka akses yang lebih baik menuju sejumlah wilayah pesisir yang selama ini belum terhubung secara optimal. Kondisi tersebut diharapkan mampu memperlancar arus barang dan jasa serta mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, maupun komoditas lainnya.
Selain itu, konektivitas yang lebih baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan destinasi wisata di wilayah utara Lombok yang memiliki potensi besar namun masih terkendala aksesibilitas.
| Baca juga: Sumbawa Borong Penghargaan Telemedicine NTB |
Saat ini, progres pembangunan jalan tersebut masih sangat terbatas. Dari keseluruhan rencana pembangunan, baru sekitar 900 meter ruas jalan yang telah teraspal.
Pemerintah daerah sebenarnya telah beberapa kali mengajukan pendanaan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Namun usulan tersebut belum berhasil memperoleh alokasi anggaran.
“Sudah tiga tahun berturut-turut kami usulkan. Tahun lalu prioritas anggaran pemerintah pusat diberikan untuk pembangunan akses jalan di Pulau Sumbawa sehingga usulan dari Lombok belum dapat direalisasikan,” kata Sahgiwan.
Meski demikian, optimisme pemerintah daerah tetap tinggi. Terlebih, Jalan Lingkar Utara kini mulai mendapat perhatian karena masuk dalam pembahasan program strategis yang berkaitan dengan penguatan infrastruktur nasional.
Pemkab Lombok Utara berharap konsistensi dalam mengusulkan proyek tersebut dapat membuahkan hasil pada tahun anggaran mendatang sehingga pembangunan jalan dapat segera dilanjutkan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.
“Harapan kami, jalan ini nantinya menjadi penggerak ekonomi baru di Lombok Utara, baik dari sisi logistik, investasi maupun sektor pariwisata,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....