SPPG Teduh di Jonggat Ditutup, Pemilik Lahan Laporkan Dugaan Penipuan ke Polisi
- 28 Mei 2026 21:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lombok Tengah, yakni SPPG Teduh yang berada di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, ditutup oleh pemilik lahan. Penutupan itu dilakukan lantaran persoalan pembayaran sewa lahan yang disebut belum dipenuhi sesuai perjanjian. Kasus tersebut juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan.
Pemilik lahan, Samsudin, mengatakan langkah penutupan dilakukan karena pihak pengelola dinilai tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran sewa.
“Saya menuntut hak saya agar diberikan uang sewa sesuai perjanjian. Nilai sewanya Rp25 juta per bulan selama tiga tahun, jadi totalnya Rp900 juta,” ujar Samsudin Rabu, 27 Mei 2026.
Menurut dia, SPPG tersebut sudah beroperasi selama sekitar 10 bulan, namun pembayaran sewa belum juga dilakukan. Dalam kontrak kerja sama disebutkan pembayaran atau pelunasan sewa harus dilakukan pada Januari 2026.
“Karena tidak ada itikad baik, makanya kami tutup. Kalau nanti sudah dibayar, silakan beroperasi kembali,” ujarnya.
Samsudin juga mengaku komunikasi dengan pihak mitra sempat berjalan lancar di awal kerja sama. Namun, sejak dirinya menagih pembayaran sewa, pihak pengelola disebut mulai sulit ditemui.
“Dulu komunikatif, tapi semenjak ada tuntutan pembayaran sewa malah menghindar,” ujarnya.
Diketahui, lahan yang disewa memiliki luas sekitar 6 are dengan bangunan seluas 2 are. Sementara itu, kuasa hukum pemilik lahan, Rodi Fatoni, mengatakan pihaknya telah dua kali melayangkan somasi kepada pengelola SPPG Teduh. Namun somasi tersebut disebut tidak pernah ditanggapi.
“Kami sudah melayangkan somasi pertama dan kedua, tetapi tidak ada tanggapan. Bahkan surat somasi itu dibuang. Itu menunjukkan tidak adanya itikad baik,” ujar Rodi.
Ia menegaskan, pihaknya kini menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum setelah laporan resmi masuk ke kepolisian.
Diketahui, SPPG Teduh telah beroperasi sejak Juli 2025 dengan jumlah penerima manfaat mencapai lebih dari 3 ribu orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....