Pemeriksaan Hewan Kurban Dilakukan hingga Hari Tasyrik
- 28 Mei 2026 09:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Matatam-Pemerintah Kota Mataram menerjunkan lebih dari 100 petugas gabungan untuk mengawasi kesehatan hewan kurban selama pelaksanaan Hari Raya Iduladha hingga tiga hari Tasyrik, 28–30 Mei 2026. Pengawasan diperketat karena banyaknya titik pemotongan hewan yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Petugas gabungan tersebut terdiri dari tim kesehatan hewan Dinas Pertanian Kota Mataram, Dinas Peternakan Provinsi NTB, serta mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram. Mereka disebar ke lebih dari 200 lokasi pemotongan hewan, mulai dari masjid, musala, hingga yayasan sosial.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban memenuhi standar kesehatan sekaligus menghasilkan daging yang aman dikonsumsi masyarakat.
“Selama tiga hari Tasyrik ini kegiatan pemeriksaan hewan dan daging kurban dilakukan oleh tim gabungan yang jumlahnya sekitar 100 orang lebih,” ujarnya Kamis 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan melalui dua tahapan utama, yakni ante mortem atau pemeriksaan sebelum penyembelihan dan post mortem setelah hewan dipotong. Tahapan tersebut bertujuan memastikan hewan layak disembelih sesuai syariat dan menghasilkan daging yang memenuhi prinsip aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Menurut Hapiludin, pengawasan difokuskan untuk mengantisipasi sejumlah penyakit menular pada hewan atau zoonosis yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Penyakit yang diwaspadai antara lain Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, hingga infeksi cacing hati.
“Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai sebelum penyembelihan sampai pengecekan organ dan daging setelah dipotong,” katanya.
Ia menambahkan, pemetaan wilayah pengawasan telah dilakukan lebih awal guna menghindari tumpang tindih pemeriksaan di lapangan. Langkah itu dinilai penting karena jumlah titik pemotongan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Sebelumnya, pengawasan hewan kurban hanya dilakukan 36 petugas internal Dinas Pertanian yang dibagi ke dalam enam tim di enam kecamatan. Namun tingginya aktivitas pemotongan hewan saat Iduladha membuat pemerintah memperkuat jumlah personel melalui kolaborasi lintas instansi.
"Hingga hari pertama Iduladha, tim pemeriksa belum menemukan adanya kasus penyakit berat pada hewan maupun daging kurban di Kota Mataram." Ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....