Salat Id Perdana Warga Melanesia Diwarnai Kurban Sapi dan Tujuh Kambing
- 28 Mei 2026 07:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Semangat kebersamaan dan kekompakan warga Perumahan Melanesia (PM), Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, begitu terasa pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Rabu 27 Mei 2025. Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh warga setelah untuk pertama kalinya pelaksanaan Salat Idul Adha digelar secara mandiri di lingkungan perumahan tersebut.
Suasana khidmat sejak pagi terlihat dari antusiasme ratusan warga yang memadati area pelaksanaan salat Id. Kebersamaan itu semakin lengkap dengan meningkatnya jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun panitia dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Panitia Kurban Perumahan Melanesia, Dimas Ali Affandi, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya salat Id perdana di lingkungan perumahan yang selama ini menjadi harapan bersama warga.
“Meskipun salat Id baru pertama kali dilaksanakan di lingkungan perumahan ini, untuk kegiatan penyembelihan hewan kurban sebenarnya sudah memasuki tahun ketiga,” ujarnya.
Menurut Dimas, perjalanan warga Melanesia dalam membangun tradisi kurban penuh perjuangan dan kekompakan. Pada tahun pertama, warga hanya mampu mengumpulkan dana pembelian hewan kurban dan proses penyembelihannya masih dilakukan di kampung lain.
Kemudian pada tahun kedua, warga mulai memberanikan diri melaksanakan penyembelihan sendiri dengan jumlah satu ekor sapi dan satu ekor kambing.
“Tahun ini alhamdulillah meningkat cukup signifikan. Ada satu ekor sapi dan tujuh ekor kambing yang siap disembelih,” katanya menegaskan.
Hal menarik lainnya terlihat dari sistem pengelolaan kurban yang mulai menggunakan layanan digital berbasis website khusus. Sistem tersebut digunakan untuk mendata panitia, relawan, donatur hingga peserta kurban secara terbuka dan transparan.
Inovasi itu dinilai mampu memperkuat partisipasi warga karena seluruh proses dapat dipantau secara online oleh masyarakat perumahan.
Dimas menjelaskan, satu ekor sapi yang berhasil dikurbankan tahun ini berasal dari program sedekah kurban bersama. Warga bergotong royong menyumbang dengan nominal seikhlasnya tanpa batas minimal tertentu.
“Sementara tujuh ekor kambing berasal dari tujuh orang shohibul kurban yang masing-masing menyerahkan satu ekor kambing,” ucapnya.
Saat ini, sekitar 240 Kepala Keluarga tercatat tinggal di lingkungan Perumahan Melanesia PM. Dengan meningkatnya kegiatan keagamaan dan sosial bersama, warga berharap hubungan antarwarga semakin erat dan harmonis.
Dimas juga menyampaikan pesan mendalam dari khatib Salat Idul Adha yang mengingatkan pentingnya pengorbanan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Harapannya warga semakin kompak dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Sesuai pesan khatib tadi, berkurban itu mengorbankan apa yang paling kita cintai,” katanya.
Ia optimistis semangat gotong royong warga Melanesia akan terus tumbuh sehingga jumlah hewan kurban di tahun-tahun mendatang semakin bertambah.
“Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban di perumahan ini jauh lebih banyak lagi,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....