PDAM Lombok Tengah, Salurkan Enam Sapi Kurban untuk Warga Desa Sumber Mata Air
- 27 Mei 2026 14:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Ardhia Rinjani (Perumdam Tiara) Kabupaten Lombok Tengah menyalurkan enam ekor sapi kurban kepada masyarakat di desa-desa sumber mata air pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi kaum lanjut usia dan anak yatim.
Direktur Utama Perumdam Tiara Lombok Tengah, Bambang Supratomo, mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan agenda rutin tahunan perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang selama ini turut menjaga kelestarian sumber mata air dan kawasan hutan.
“Ini sudah menjadi program wajib PDAM setiap Iduladha. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya jompo dan anak yatim di desa sumber mata air yang selama ini ikut menjaga kelestarian hutan dan sumber air,” ujar Bambang Rabu, 27 Mei 2026.
Ia menjelaskan, enam ekor sapi kurban tersebut disalurkan ke empat desa, yakni Desa Aik Bukak, Desa Aik Berik, Desa Lantan, dan Desa Karang Sidemen. Selain itu, dua ekor sapi lainnya dititipkan melalui Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk wilayah binaan PDAM.
Menurut Bambang, momentum Hari Raya Kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat, sehingga mereka juga dapat merasakan nikmat dan kegembiraan di Hari Raya Iduladha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lantan, Erwandi, mengapresiasi konsistensi PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah yang setiap tahun menyalurkan bantuan hewan kurban ke desa-desa sumber mata air.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada PDAM Tiara Lombok Tengah yang selalu hadir membantu masyarakat melalui penyaluran hewan kurban setiap tahunnya. Semoga menjadi amal ibadah dan PDAM semakin maju,” ujarnya.
Erwandi menambahkan, daging kurban dari PDAM akan diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia dan anak yatim agar pembagian bantuan lebih tepat sasaran.
“Wilayah desa kami cukup luas, sehingga pembagian akan diprioritaskan kepada jompo dan anak yatim agar bantuan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....