Kambing Kurban Lokal Dompu Laris, Penjualan Tunjukkan Tren Positif

  • 26 Mei 2026 11:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu — Aktivitas penjualan hewan kurban di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mulai ramai sejak satu bulan terakhir menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Lapak-lapak pedagang kambing terlihat mulai dipadati warga yang ingin membeli hewan kurban lebih awal.

Ramainya perdagangan hewan kurban tahun ini dipicu banyaknya ternak yang tidak terangkut untuk kebutuhan pasar Jabodetabek akibat pembatasan kuota pengiriman ternak keluar daerah. Kondisi tersebut membuat sebagian besar hewan ternak dipasarkan untuk kebutuhan lokal di Kabupaten Dompu.

Untuk jenis kambing sendiri, memang lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal dan tidak termasuk hewan ternak yang biasa dikirim keluar daerah.

Salah seorang pedagang hewan kurban asal Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Sukirman Hasan mengaku sudah mempersiapkan dagangannya jauh-jauh hari sebelum musim Iduladha tiba.

Selain menjual kambing kurban, dirinya juga membuka jasa perawatan dan pemeliharaan hewan kurban milik warga yang telah dibeli.

“Sejak lapak dibuka dua pekan lalu, penjualannya cukup bagus. Dari 200 ekor kambing yang kami siapkan, sekitar 25 persen sudah dibeli warga,” ujarnya, Selasa, 27 Mei 2026.

Menurut Sukirman, dirinya bersama pedagang lainnya memang hanya menyediakan kambing untuk kebutuhan kurban.

Sementara untuk sapi, masyarakat Dompu selama ini lebih banyak menggunakan ternak peliharaan sendiri untuk berkurban.

Ia menjelaskan, kambing-kambing yang dijual dibeli dalam bentuk bakalan, kemudian dipelihara dan dirawat hingga siap dipasarkan menjelang Iduladha.

Untuk menjamin kesehatan hewan kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu disebut rutin melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang dijual para pedagang.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban terbebas dari penyakit zoonosis maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

“Kami rutin diperiksa oleh petugas peternakan. Ini untuk memastikan hewan kurban benar-benar sehat dan aman,” katanya.

Dengan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idul Adha, para pedagang berharap penjualan hewan kurban tahun ini terus meningkat hingga hari raya tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....