Berkurban Wujud Keikhlasan Membangun Daerah
- 26 Mei 2026 11:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan dan semangat berkorban demi kemajuan daerah serta kepedulian terhadap sesama.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa makna berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan semata. Tetapi juga menjadi simbol pengorbanan, kepedulian, dan keikhlasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Nilai utama dari ibadah kurban adalah keikhlasan dan kerelaan berkorban demi kemajuan bersama. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Selasa 26 Mei 2026.
Menurut Budi, pelaksanaan Hari Raya Iduladha di Kabupaten Sumbawa dipastikan berlangsung pada Rabu 27 Mei 2026, dengan pusat pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar. Pemerintah daerah juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa satu ekor sapi berbobot lebih dari satu ton.
Sapi bantuan Presiden tersebut rencananya akan disembelih di Masjid Darussalam Sumbawa dan dagingnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, Kabupaten Sumbawa tahun ini menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi dengan berat lebih dari satu ton. Insyaallah penyembelihannya dilakukan di Masjid Darussalam,” katanya.
Budi menjelaskan, pemerintah daerah juga akan mengikuti zoom meeting bersama Sekretariat Presiden terkait pelaksanaan Hari Raya Iduladha. Hal ini sebagai bagian dari koordinasi nasional pelaksanaan kurban Presiden di berbagai daerah.
Ia berharap momentum Iduladha dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya nilai pengorbanan dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk bersama-sama berkurban. Karena nilai-nilai yang harus kita agungkan dalam Iduladha ini adalah keikhlasan dan kerelaan berkorban demi kepentingan masyarakat luas,” ucapnya.
Menurutnya, makna kurban tidak terlepas dari kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang mengajarkan nilai kepatuhan, pengorbanan, dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Kisah tersebut, lanjut Budi, menjadi simbol bahwa setiap individu harus memiliki semangat rela berkorban demi terciptanya kemajuan bersama, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun pembangunan daerah.
“Spirit Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan kepada kita bahwa semua harus rela berkorban demi kemajuan dan kebaikan bersama. Ini yang harus terus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....