Sat Lantas Polres Lombok Utara Masuk Sekolah, Edukasi Berkendara
- 26 Mei 2026 08:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja terus dilakukan Sat Lantas Polres Lombok Utara. Melalui program Police Go To School, jajaran Unit Dikmas Sat Lantas menyambangi SMKN 1 Gangga, Jumat 22 Mei 2026, untuk memberikan edukasi langsung kepada para pelajar terkait pentingnya keselamatan berkendara.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita itu disambut antusias ratusan siswa. Suasana sekolah yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar berubah menjadi ruang diskusi terbuka mengenai budaya tertib berlalu lintas, bahaya balap liar, hingga penggunaan knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, petugas Sat Lantas menekankan pentingnya penggunaan helm standar nasional Indonesia (SNI) setiap berkendara. Menurutnya, masih banyak remaja yang menganggap penggunaan helm hanya sekadar formalitas untuk menghindari razia.
“Naik motor tanpa helm itu sama saja mempertaruhkan keselamatan diri sendiri. Helm bukan pelengkap, tapi pelindung utama saat terjadi kecelakaan,” ujar petugas di hadapan siswa.
Selain soal keselamatan berkendara, Sat Lantas juga menyoroti maraknya aksi balap liar yang melibatkan kalangan remaja. Polisi mengingatkan bahwa aktivitas tersebut bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Dari sudut pandang kepolisian, edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk membangun kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas sejak dini. Sat Lantas menilai pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terpengaruh tren negatif, termasuk penggunaan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar.
Petugas juga menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong akan tetap menjadi perhatian aparat karena dinilai mengganggu ketertiban umum dan melanggar aturan lalu lintas.
“Kalau masih menggunakan knalpot bising yang tidak sesuai standar, tentu ada konsekuensi hukum. Sekolah ini tempat belajar, bukan arena balap,” tegasnya.
Sementara itu, dari sudut pandang pelajar, kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai risiko berkendara yang selama ini sering dianggap sepele. Sejumlah siswa mengaku mulai memahami dampak hukum maupun bahaya kecelakaan akibat balap liar dan penggunaan knalpot brong.
Salah seorang siswa mengaku kegiatan seperti ini penting karena penyampaiannya lebih dekat dengan kehidupan remaja sehari-hari.
“Kami jadi lebih paham kalau pelanggaran kecil di jalan ternyata bisa berdampak besar. Apalagi soal balap liar dan knalpot brong yang sering dianggap biasa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Police Go To School, Sat Lantas Polres Lombok Utara berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh di lingkungan sekolah. Edukasi tersebut juga diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar di Kabupaten Lombok Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....