Pastikan Hewan Kurban Dompu Aman
- 23 Mei 2026 14:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu - Penyakit Mulut Dan Kaki (PMK) serta Antrak, membayangi setiap proses penyembelaian hewan kurban setiap tahun di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Meski Antrax pernah menjangkit Kabupaten Dompu beberapa puluh tahun silam, namun penyakit yang tergolong zoonosis itu, selama 10 tahun terakhir sudah tidak ditemukan lagi.
Terbaru, meski PMK sempat menyerang Indonesia, namun di Kabupaten Dompu, penyakit mematikan yang menyerang hewan berkaki belah itu, dapat diantisipasi, sehingga Dompu, salah satu daerah yang zero PMK.
Untuk memastikan kondisi hewan kurban yang dijual warga di Kabupaten Dompu aman, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, rutin turun pemeriksaan.
“Kita jadwalkan dua kali dalam sepekan turun ke pedagang-pedagang hewan kurban,” kata Ilham, kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Sabtu, 23 Mei 2026.
Selain melihat kondisi kesehatan dan keamanan hewan kurban, Dinas Peternakan Kabupaten Dompu, juga rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan milik warga.
Memastikan keamanan dan kesehatan hewan kurban, tidak hanya dilakukan kepada pedagang-pedagang hewan kurban.
| Baca juga: Ribuan KK di Dompu, Terdampak Musi Kemarau |
Dinas Kesehatan akan di tempatkan pada Rumah Potong Hewan (RPH), baik milik pemerintah maupun swasta.
“Tujuannya, hewan kurban sebelum di potong, kita pastikan hewannya sehat dan memenuhi syarat kurban,” katanya.
Untuk itu, Ilham meminta seluruh masyarakat yang melaksanakan pemotongan hewan kurban secara mandiri, untuk menghubungi petugas di setiap UPTD, agar dapat memeriksa kesehatan hewan kurbannya.
Meski Antrax sudah lama tidak ditemukan, potensi terjangkitnya kembali itu masih ada.
Terkait PMK, meski tidak termasuk zoonosis, atau berdampak kepada manusia, dikatakan Ilham, hewan yang terjangkit penyakit ini, dianggap tidak memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....