Lombok Timur Buka Peluang Investasi Properti, Bupati Pastikan Izin Gratis

  • 21 Mei 2026 09:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membuka peluang investasi sektor properti dengan tetap memperhatikan tata ruang dan perlindungan lahan produktif. Bupati Lombok Timur, Khairul Warisin menegaskan daerahnya terbuka bagi investor yang ingin mengembangkan kawasan permukiman maupun pariwisata.

Menurut Warisin, saat ini pemerintah daerah memiliki cadangan sekitar 5.000 hektare lahan yang berpotensi dialokasikan untuk kawasan permukiman. Lahan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan akan dimanfaatkan secara bertahap sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

“Cadangan itu bisa dijadikan pemukiman. Ada datanya dan tersebar di beberapa kecamatan,” ujarnya saat berdiskusi mengenai pemanfaatan lahan dan investasi properti di Lombok Timur, belum lama ini.

Ia menyoroti maraknya pembangunan yang dilakukan di kawasan lahan yang seharusnya dilindungi. Karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan yang sudah terlanjur berjalan dapat disesuaikan dengan aturan tata ruang yang berlaku.

Warisin juga menjelaskan sejumlah kawasan yang sebelumnya tergolong lahan kering kini berubah menjadi lahan sawah akibat pembangunan embung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada perubahan status lahan yang semula direncanakan untuk pengembangan pariwisata.

“Dulu kawasan pinggir pantai itu lahan kuning atau lahan pariwisata. Tapi karena masyarakat membangun embung hingga ribuan, akhirnya berubah menjadi lahan sawah,” katanya.

Ia mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada kementerian terkait agar dilakukan penyesuaian kembali terhadap status lahan sehingga ruang pengembangan kawasan wisata tetap tersedia.

Di sisi lain, Warisin memastikan Lombok Timur menjadi daerah yang terbuka bagi investasi properti. Namun, ia menegaskan investasi harus dilakukan di lokasi yang sesuai peruntukan dan tidak berada di kawasan lindung maupun lahan pertanian pangan berkelanjutan.

“Open sekali untuk investasi, tetapi lokasinya jangan di kawasan LSD atau LP2B,” ucapnya.

Untuk menarik minat investor, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga memberikan kemudahan dalam proses perizinan. Bahkan, izin investasi disebut dapat diberikan tanpa biaya selama seluruh persyaratan dipenuhi.

“Saya kasih izinnya gratis, selama syaratnya lengkap. Pemerintah siap mendampingi investor yang ingin berinvestasi di Lombok Timur,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....