Tatap FASI 2027 dan Panggung Dunia, BKPRMI NTB Gelar Rapat Pleno Strategis

  • 21 Mei 2026 06:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - BKPRMI wilayah Nusa Tenggara Barat bergerak cepat mengonsolidasikan kekuatan organisasi melalui Rapat Pleno Pengurus yang digelar di Jempong Selatan, Mataram, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Umum DPW BKPRMI NTB, Ustadz Mustaqim, dan dipimpin langsung Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin.

Rapat yang berlangsung di Kantor PT Citra Jaya Graha tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XII Tahun 2027, perlindungan sosial guru ngaji, hingga pelepasan delegasi NTB menuju ajang internasional.

Dalam pleno tersebut, pengurus DPW BKPRMI NTB menindaklanjuti hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) BKPRMI 2026 yang sebelumnya digelar di Jakarta. Salah satu fokus pembahasan ialah kesiapan pelaksanaan FASI XII Tahun 2027.

Saat ini, DPW BKPRMI Maluku masih diberikan waktu selama dua bulan oleh pengurus pusat untuk memastikan kesiapan sebagai tuan rumah. Namun, DPW BKPRMI NTB mulai menyiapkan langkah antisipatif dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran daerah.

Jika Maluku dinyatakan mundur, BKPRMI NTB mendorong agar pelaksanaan FASI XII dialihkan ke wilayah yang lebih mudah diakses seperti DKI Jakarta, Banten, atau Jawa Barat. Langkah tersebut dinilai dapat menekan biaya transportasi dan akomodasi kafilah dari NTB.

Selain itu, seluruh jajaran pengurus juga diinstruksikan mulai mengawal potensi dukungan anggaran daerah sejak dini guna mendukung kesiapan peserta NTB menghadapi FASI mendatang.

Rapat pleno juga membahas tindak lanjut kerja sama antara pengurus pusat BKPRMI dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait subsidi iuran bagi guru ngaji.

Melalui program tersebut, para guru ngaji berpeluang memperoleh subsidi pembayaran iuran sebesar 50 persen. DPW BKPRMI NTB dalam waktu dekat akan menjalin komunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB guna menyusun formulasi pelaksanaan program di daerah.

Langkah itu diharapkan mampu memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji di Nusa Tenggara Barat.

Momentum pleno turut diwarnai pelepasan dua utusan terbaik NTB untuk mengikuti ajang MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia yang akan digelar di Masjid Istiqlal pada 23–25 Mei 2026.

Dua delegasi tersebut berasal dari DPD BKPRMI Kabupaten Sumbawa untuk kategori qori dan DPD BKPRMI Kabupaten Lombok Tengah untuk kategori qoriah.

Keikutsertaan delegasi NTB di ajang internasional itu diharapkan mampu mengharumkan nama daerah sekaligus menunjukkan kualitas kader pemuda masjid asal NTB di tingkat dunia.

Tidak hanya fokus pada syiar dan kompetisi, BKPRMI NTB juga memperkuat aksi sosial melalui kerja sama strategis dengan Mim Foundation.

Kerja sama tersebut mencakup dua program utama, yakni program BBM (Bersih-Bersih Masjid) yang berfokus menjaga kebersihan dan keindahan masjid di pelosok NTB, serta program Tebar Kurban Kemasan yang bertujuan mendistribusikan daging kurban secara lebih higienis, praktis, dan merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di akhir rapat, Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin, mengajak seluruh pengurus untuk tetap solid dan responsif dalam menjalankan program organisasi.

“Saya berharap seluruh pengurus dapat bergerak aktif dan taktis di lapangan. Semua program ini harus dikawal dengan maksimal demi kemaslahatan umat dan kejayaan pemuda remaja masjid di Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....