Mataram Terima Sapi Kurban Presiden Berbobot 979 Kilogram
- 20 Mei 2026 19:09 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram-Pemerintah Kota Mataram dipastikan menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Sapi kurban dengan bobot mencapai 979 kilogram tersebut disebut menjadi salah satu hewan kurban terbaik hasil seleksi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden menjadi bentuk perhatian khusus pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Mataram.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena Kota Mataram mendapatkan perhatian khusus dari Bapak Presiden. Hewan kurban yang diberikan merupakan sapi dengan kualitas terbaik, baik dari sisi berat maupun kesehatannya,” ujarnya Rabu 20 Mei 2026.
Menurut Martawang, penentuan sapi kurban dilakukan berdasarkan hasil kajian dan seleksi ketat oleh tim Sekretariat Negara bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB. Proses seleksi mempertimbangkan standar berat, kesehatan, dan kualitas hewan secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, sapi bantuan Presiden berasal dari wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan tidak didatangkan dari luar daerah. Namun, sapi tersebut tidak harus berasal dari Kota Mataram apabila spesifikasi yang dibutuhkan tidak tersedia di wilayah setempat.
“Kalau di satu daerah spesifikasinya belum memenuhi standar yang ditentukan, maka bisa diambil dari daerah lain di NTB. Yang jelas, sapi yang dipilih ini memang yang terbaik,” katanya.
Rencananya, sapi kurban Presiden akan diserahkan langsung oleh Wali Kota Mataram di jadwalkan penyerahan sapi kurban Presiden berlangsung di Masjid Nurul Yaqin, Bebidas.
Sebelumnya, Wali Kota Mataram juga dijadwalkan menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Masjid Raudhatul Jannah usai pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan parkir timur Lombok Epicentrum Mall.
Martawang menilai, tradisi penyaluran hewan kurban Presiden merupakan simbol kuat hubungan harmonis antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.
“Ini tradisi yang baik karena semakin mendekatkan hubungan komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah. Kehadiran bantuan Presiden juga menunjukkan perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat di Kota Mataram,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....