Harkitnas 2026, Sekda NTB Soroti Kedaulatan Digital dan Penguatan SDM Bangsa
- 20 Mei 2026 15:46 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Kebangkitan nasional di era sekarang tidak lagi semata berbicara soal mempertahankan wilayah, tetapi juga pertarungan menguasai informasi, teknologi, dan kualitas sumber daya manusia.
- Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya Boedi Oetomo, tetapi momentum untuk meneguhkan arah perjuangan bangsa di tengah perubahan global yang serba cepat.
RRI.CO.ID, Mataram - Kebangkitan nasional di era sekarang tidak lagi semata berbicara soal mempertahankan wilayah, tetapi juga pertarungan menguasai informasi, teknologi, dan kualitas sumber daya manusia. Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser.
"Jika generasi 1908 berjuang melawan penjajahan fisik, Indonesia hari ini menghadapi medan yang berbeda: perang informasi, transformasi digital, dan persaingan kualitas manusia," kata Sekda NTB membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI dalam upacara Harkitnas ke-118 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam upacara yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional itu, Sekda menjelaskan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya Boedi Oetomo, tetapi momentum untuk meneguhkan arah perjuangan bangsa di tengah perubahan global yang serba cepat.
Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa ancaman terhadap bangsa kini tidak hanya datang dari luar dalam bentuk konflik teritorial, tetapi juga dari derasnya arus informasi, disrupsi teknologi, dan ketertinggalan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai relevan sebagai pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan negara menyiapkan generasi muda yang cerdas, adaptif, dan mampu bersaing di era digital.
Dalam amanat tersebut, pemerintah juga menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi agenda utama nasional. Kebangkitan bangsa, menurut pemerintah, tidak bisa hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur atau ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan mencetak SDM unggul yang mampu menjaga kedaulatan bangsa di tengah kompetisi global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....