Murbei, Buah Kaya Nutrisi dengan Segudang Khasiat Kesehatan

  • 20 Mei 2026 08:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Buah murbei menjadi perbincangan di akun Instagram “_@namae_nashie” yang menuliskan kalimat, “Apa cuma aku yang baru tahu manfaat dan khasiat murbei.” Unggahan tersebut memicu rasa penasaran warganet terhadap buah kecil berwarna mencolok yang ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari Alodoc.com, Murbei merupakan tanaman dari genus Morus dan termasuk dalam famili Moraceae. Tanaman ini dikenal luas sebagai pakan utama ulat sutera, namun buahnya juga memiliki kandungan nutrisi yang melimpah dan berpotensi memberikan banyak manfaat kesehatan.

Berasal dari kawasan Asia, tanaman murbei mampu tumbuh di berbagai kondisi iklim. Bentuknya berupa pohon kecil hingga sedang dengan tinggi mencapai 10 hingga 15 meter. Daunnya bergerigi dan menjadi makanan utama ulat sutera dalam industri sutera.

Buah murbei berbentuk oval dan termasuk buah majemuk. Saat matang, warnanya bervariasi mulai dari putih, merah, hingga ungu kehitaman. Rasanya pun beragam, dari manis hingga sedikit asam.

Selain dikonsumsi langsung, murbei juga dapat diolah menjadi berbagai produk pangan seperti jus, selai, teh herbal, hingga campuran kue. Hal ini menjadikan murbei sebagai tanaman multifungsi dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Dari sisi kandungan gizi, buah murbei kaya vitamin C, vitamin K, dan vitamin E. Murbei juga mengandung zat besi, magnesium, kalsium, serat, serta antioksidan seperti antosianin, flavonoid, dan resveratrol.

Kandungan antioksidan tersebut dipercaya membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan murbei berpotensi membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap stabil.

Serat yang tinggi dalam buah murbei juga baik untuk kesehatan pencernaan karena membantu memperlancar kerja usus dan mencegah sembelit. Kandungan zat besinya pun mendukung pembentukan sel darah merah sehingga membantu menjaga sirkulasi darah tetap optimal.

Tak hanya itu, senyawa antosianin dan resveratrol dalam murbei juga sedang diteliti karena memiliki potensi dalam membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa murbei bukan pengganti pengobatan medis dan tetap perlu dikonsumsi secara seimbang.

Murbei hitam biasanya memiliki rasa lebih kuat dan cenderung asam-manis, sedangkan murbei putih lebih sering dimanfaatkan untuk kebutuhan budidaya ulat sutera.

Selain dimanfaatkan sebagai pangan dan tanaman kesehatan, kayu pohon murbei juga dikenal cukup kuat sehingga dapat digunakan untuk bahan mebel maupun kerajinan tangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....