Rupiah Melemah jelang Idul Adha, Prof. El Badriati Prediksi Harga Bahan Pokok Naik

  • 18 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi berdampak terhadap kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha. Kondisi tersebut dinilai dipicu meningkatnya biaya impor dan distribusi barang di tengah situasi global yang belum stabil.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram, Prof. El Badriati mengatakan, kenaikan dolar yang telah menembus angka Rp17 ribu lebih memberikan pengaruh signifikan terhadap harga kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya kenaikan dolar saat ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap kenaikan bahan pokok, apalagi barang-barang impor. Karena ketika rupiah melemah, otomatis harga barang ikut naik,” jelasnya, Senin, 18 Mei 2026.

Menurutnya, sejumlah komoditas seperti minyak goreng, cabai, bawang, ayam hingga beras berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Idul Adha. Selain pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan bakar minyak juga menjadi faktor yang memengaruhi biaya distribusi barang di pasar.

Ia menilai situasi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, turut memberikan dampak terhadap sektor energi yang akhirnya berimbas pada harga kebutuhan pokok di Indonesia.

“Kenaikan BBM tentu akan berimplikasi terhadap bahan pokok. Ketika biaya distribusi naik, harga barang juga ikut meningkat,” katanya.

Meski harga mengalami kenaikan, Prof. El Badriati menilai kondisi masyarakat masih relatif kondusif dan belum mengarah pada panic buying. Namun, pemerintah tetap diminta cepat tanggap dalam menjaga stabilitas pangan.

Menurutnya, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional perlu memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasar menjelang hari besar keagamaan.

“Pemerintah harus adaptif untuk menjamin ketersediaan bahan pokok supaya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha tetap terpenuhi,” ucapnya.

Ia menambahkan, fluktuasi harga menjelang hari raya merupakan kondisi yang hampir selalu terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat dalam waktu bersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....